4 Pelaku Illegal Fishing ‘Keok’ Ditangkap Jajaran Polres Bintan

by -78 views
Barang Bukti (BB) penangkapan Illegal Fishing oleh jajaran Polsek Tambelan dan Satreskrim Polres Bintan
Barang Bukti (BB) penangkapan Illegal Fishing oleh jajaran Polsek Tambelan dan Satreskrim Polres Bintan
Iklan Banner

Bintan, (MetroKepri) – Jajaran Polsek Tambelan berhasil menangkap 4 orang diduga pelaku illegal fishing menggunakan bahan peledak di Pulau Penyemuk, Desa Pulau Mentebung Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Selasa (30/7/2019).

Keempat pelaku ‘Keok’ saat dilakukan penangkapan Anggota Polsek Tambelan dibantu Satreskrim Polres Bintan sekitar pukul 13.30 Wib.

Empat pelaku yang diamankan tersebut yakni Hasbullah bin Abu Talib, Amiruddin bin La Peu, Ilham bin Muhammad Hairi, dan Rusdianto bin Nazaruddin.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang melalui Kapolsek Tambelan Ipda Alson lewat Press rilis menjelaskan kronoligis kejadian.

Kata Dia, pada hari Senin 28/7/2019 sekitar pukul 09.00 WIB, personil Polsek Tambelan Bripka Bayu Anderiadi mengamankan satu buah kapal/pompong yang diduga melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom ikan) di Pulau Penyemuk, Desa Pulau Mentebung.

“Namun, pada saat akan ditangkap seluruh ABK kapal/pompong tersebut beserta kapten/tekong melarikan diri ke darat dan meninggalkan kapal/pompong,” terangnya.

Lanjut Alson, pada pukul 13.30 WIB dikirim bantuan sebanyak 4 personil Polri dan 2 personil TNI AD serta 2 anggota Satpol PP ke lokasi penangkapan dengan menggunakan Kapal KM. Astakona 34 GT.

“Dalam aksi tersebut, petugas berhasil mengamankan 3 orang diduga pelaku Illegal Fishing menggunakan bahan peledak yaitu Hasbullah bin Abu Talib, Ilham bin Muhammad Hairi dan Rusdianto bin Nazaruddin pada pukul 14.00 Wib,” ungkapnya.

Setelah itu, lebih lanjut Alson menjelaskan, ketiga pelaku itu diamankan di KM. Mentebung 25 GT. Pada Selasa 30/7/2019 sekitar pukul 07.00 Wib diamankan satu orang lagi diduga melakukan Illegal Fishing menggunakan bahan peledak di Pulau Penyemuk, Desa Pulau Mentebung, Kecamatan Tambelan, atas nama Amiruddin bin La Peu.

“Keempat pelaku tersebut dibawa ke Pulau Tambelan dengan menggunakan Kapal KM. Astakona 34 GT. Dan, langsung dibawa ke Polsek Tambelan,” ujarnya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang ikut diamankan yakni 1 unit kapal/pompong kapasitas kurang lebih 5 ton tanpa dukumen dan tanda selar, 1 unit kompresor plus selang, 2 buah daker (alat pernapasan dalam air) merk ocean divers, dan Amonium Nitrate 3 karung @25 kg/karung.

Untuk bom rakitan yakni 8 ken kapasitas 2 liter, 8 botol kaca, 2 botol mineral merk For3, 2 buah detonator rakitan telah dipasang sumbu, 1 unit GPS merk Furuno GP32, 1 unit Fish Finder merk Garmin 350c, 12 bungkus Gaharu, 1 bungkus karet, 10 buah busa penutup botol kaca, 1 buah kayu untuk memasukkan detonator ke dalam botol, 3 unit HP merk Nokia, 2 buah baskom/derigen pencampur bahan peledak, 2 gulung tali rapia, 3 buah cedok ikan, dan Ikan hasil bom kurang lebih 1 ton.

“Saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Tambelan yang di bantu oleh anggota Reskrim Polres Bintan,” katanya menjelaskan. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.