Amankan Perbatasan, Pemprov Kepri Bisa MoU Dengan TNI AL

by -189 views
Ing Iskandarsyah Foto bersama di kapal.
Ing Iskandarsyah Foto bersama di kapal.

Tanjungpinang, (MK) – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ing Iskandarsyah menyebutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dapat bekerjasama dengan TNI AL dalam meningkatkan pengamanan wilayah perbatasan.

“Seperti meningkatkan eksplorasi kelautan dan perikanan, terutama di kawasan perbatasan di Natuna dan Anambas,” ujar Iskandar, Rabu (13/5).

Ia menambahkan, DPRD Kepri juga akan mendorong Pemprov Kepri untuk membuat nota kesepahaman (MoU) dengan TNI AL untuk mengamankan wilayah perbatasan yang ada di Kepri.

“Ini harus dilakukan untuk kepentingan NKRI dan nelayan – nelayan lokal yang menangkap ikan di perairan Natuna maupun Anambas,” paparnya.

Selain itu, Iskandar juga memberi apresiasi kepada TNI AL yang sudah bekerja keras mengamankan pintu utara Indonesia dengan mensiagakan empat kapal perang di perairan Kepri dari pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing.

“Empat kapal perang milik TNI AL yang disiagakan itu yakni Kapal Perang Cepat (KPC) Clurit, KRI Silas Papare, KTI Sutedi Senoputra dan KRI Patimura,” ucap Iskandar.

Kapal itu, kata dia, berhasil menangkap nelayan berkebangsaan Thailand dan mengamankan 18 unit kapal yang digunakan untuk mencuri ikan di perairan Natuna. Iskandar juga menimbau Pemerintah Kepri untuk mendukung logistik petugas TNI AL yang melakukan patroli di perairan Kepri yang berbatasan dengan negara tetangga.

“Dukungan pemerintah daerah itu dibutuhkan. Ini juga untuk kepentingan bersama,” katanya.

Menurut dia, bila kondisi perairan di kawasan perbatasan sudah aman, para nelayan akan lebih leluasa menangkap ikan.

“Selama ini, mereka merasa khawatir dengan aktivitas nelayan asing yang berani mencuri ikan di perairan Kepri,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Iskandar, MoU antara Pemprov Kepri dengan TNI AL akan memperkuat pengamanan di perairan perbatasan.

“Nelayan pun lebih leluasa mencari nafkah,” katanya.

Selain itu, Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan, nelayan juga harus meningkatkan produktivitasnya.

“Nelayan harus mampu menangkap ikan sebanyak – banyaknya untuk dijual di lokal dan pasar internasional, sehingga meningkatkan kesejahteraan nelayan,” imbuhnya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.