Anggota Komisi III DPRD Batam Sebut Limbah B3 Dapat Dimanfaatkan

by -125 views
Anggota DPRD Kota Batam Komisi III, Jeffri K Simanjuntak
Anggota DPRD Kota Batam Komisi III, Jeffri K Simanjuntak
Iklan Banner
Batam, (MetroKepri) – Anggota komisi lll DPRD kota batam Jeffri K Simanjuntak sebut limbah B3 yang ada di tempat Kawasan Pengumpulan Limbah Industri ( KPLI ) Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, Batam semuanya bisa di manfaatkan.

“Jangan mengartikan limbah B3 itu langsung bahan berbahaya sementara limbah itu ada limbah B3 dan ada non B3 nah limbah B3 itu bisa di manfaatkan. Maka pemanfaatan itu di bagi tiga pengolahanya, pengelolahan pembeku pemusnahan itu kapan,” katanya kepada metrokepri saat diwawancara di gedung DPRD Kota Batam, Rabu ( 28/11/2018 ) kemaren.

Masih kata Jeffri, sementara limbah ketiganya ada jenis limbah D reskul ada limbah D rejus dan ada limbah D ressikcl, nah ketiga poin ini wajiblah di laksanakan oleh pemerintah dan para stek holder yang ada, kalau ada dan jangankan limbah karbit itu limbah minyak saja pun bisa di mamfaatkan.

“Begitu juga limbah karbit bisa juga di manfaatkan bahkan limbah caper slutge juga bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Jadi, Jeffri menjelaskan, intinya semua itu bisa di manfaatkan limbah B3 itu sesuai dengan aturan dan harus memiliki ijin. Lanjutnya lagi, kalau ada perusaan melakukan pemanfaatan tanpa ijin sementara ijin itu ada tiga.

“Ada ijin dari kota, ijin dari provinsi dan ada ijin dari pusat. Nah, ketiga salah satu ijin itu sudah dimiliki¬† maka sudah bisa melakukan kegiatan, sementara kalau limbah karbit yang dijadikan batako itu ijinya dari jakarta,” terangnya.

Sementara itu ketua DPC Aliansi Pemerhati Lingkungan Hidup (Ampuh) Kota Batam Budiman sitompul mempertanyakan apakah BP batam sebagi peyedia lahan atau haiki gren sebagai pengangkut pengumpul serta pemanfaat pengelolah sementara ada dugaan permasalahan  limbah karbit dengan dinas terkait yang dulunya bernama Bapedal sekarang sudah berganti nama menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Bahkan dululunya hal tersebut di bawah kepemimpinan dan tanggung jawab Ir.Dendi Purnomo melakukan pembiaran tampa kontrol. Jadi, terkait hal itu juga perlu dikroscek ulang lagi ke tempat kawasan pengumpulan limbah B3 yang ada di kabil itu sementara yang namanya KPLI itu bukan tempat menyetakan batako tetapi tempat pengumpulan limbah sementara saja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.