Asmara ‘Terlarang’ ASN, LAKI Pantau Proses Sanksi Oknum Bidan

by -1,830 views
Ketua LAKI Kabupaten Lingga, Azrah
Ketua LAKI Kabupaten Lingga, Azrah
Iklan Banner
Lingga, (MetroKepri) – Kisah Asmara Oknum Bidan inisial AN yang merebut suami inisial MA (40) korban yang berada di wilayah Kecamatan Lingga Utara menyimpan tanda tanya,  terhadap laporan organisasi Laskar Anti Korupsi (LAKI) kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lingga beberapa waktu lalu.

Pasalnya, oknum pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berstatus bidan AN belum juga diberikan sanksi terhadap perbuatannya yang melanggar aturan hukum yang berlaku.

Ketua LAKI Kabupaten Lingga, Azrah mengatakan menyimak saat mendatanggi ke kantor BKPP dari beberapa waktu lalu, telah disampaikan kepada BKPP agar segera menindak  oknum bidan AN. Sejauh ini LAKI melihat belum ada pemanggilan terhadap AN.

” Didalam ketentuan PP NO 10 tahun 1983 Jo PP No 45 tahun 1990 itu sudah jelas menyebutkan, tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS pada pasal 5 PNS Wanita tidak diizinkan untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat, ” ujarnya kepada awak media ini, Jum’at (30/11/2018).

Lebih rinci dikatakan Azrah, Pegawai Negeri Sipil ditentukan bahwa dengan berlakunya PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, PNS yang melanggar ketentuan dalam PP Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil Jo PP Nomor 45 Tahun 1990, akan dijatuhi salah satu jenis hukuman yakni  disiplin tingkat berat berdasarkan PP Nomor 53 Tahun 2010.

“Sejauh ini Kami LAKI menilai oknum tersebut sudah jelas melanggar ketentuan aturan  sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun belum diberikan sanksi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Kabupaten Lingga belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut sehingga berita ini diposting.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.