Baliho Paslon 02 Dipasang, Bawaslu Tanjungpinang Terkesan ‘Melempem’

by -270 views
Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Zaini saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media
Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Zaini saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Terkait adanya pemasangan baliho ukuran besar di simpang jalan arah ke Senggarang Km 14 Tanjungpinang, Bawaslu Kota Tanjungpinang terkesan ‘Melempem’.

Pasalnya, saat sejumlah awak media menanyakan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Zaini terkesan tidak tegas.

“Kita sudah lakukan koordinasi secara langsung kepada pihak tim Paslon 02 untuk menertibkan baliho tersebut,” katanya, Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 00.05 Wib usai penghitungan rekapitulasi suara tingkat KPU Kota Tanjungpinang di Hotel CK, Tanjungpinang.

Zaini menjelaskan bahwa pihaknya sudah meminta kepada Panwascam untuk turun ke lokasi pemasangan baliho di Km 14 jalan arah Uban tepatnya di simpang arah Senggarang.

“Kita sudah meminta kepada Panwascam untuk melihat langsung pemasangan baliho tersebut dan sudah meminta untuk menertibkannya,” ungkapnya.

Ketika ditanya, jika baliho tersebut tidak juga diturunkan, Zaini hanya menjawab dengan santai dan beralasan masih dalam tahap penghitungan suara di tingkat KPU Kota Tanjungpinang.

“Kita akan tetap koordinasi kepada pihak terkait dan Insya Allah akan kita tertibkan,” ujarnya.

Padahal sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Bawaslu RI Nomor: 0904/K.Bawaslu/PM.00.00/4/2019, sifat: sangat segera, hal: Ketentuan Penetapan dan Deklarasi Hasil Pemilu.

Atas dasar PKPU nomor 4 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum.

Dalam rangka menjalankan tugas pencegahan dan pelaksanaan pengawasan tahapan Pemilu, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Peserta Pemilu wajib mendasarkan pada penetapan secara nasional hasil pemilu oleh KPU terhadap hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota 2. Peserta Pemilu tidak melakukan deklarasi kemenangan sebelum ditetapkan secara sah oleh KPU.
3. Peserta pemilu tidak melaksanakan kegiatan perayaan kemenangan sebelum penetapan hasil penghitungan suara tingkat KPU RI.
4. Peserta Pemilu tidak melakukan pemasangan alat peraga yang mengandung materi resmi berdasarkan ketentuan perundang-undangan. ditetapkan hasil pemilu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. kemenangan sebelum ditetapkan hasil pemilu sesuai dengan ketentuan perundang- undangan.

Sementara, peraturan yang bersifat ‘Sangat Segera’ tersebut terkesan di “Kangkangi” oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang dengan alasan masih dalam tahap penghitungan suara di KPU Kota Tanjungpinang. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.