Batalyon Komposit I/ Gardapati Miniatur Kekuatan TNI Diperbatasan NKRI

by -665 views
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo Saat Melantik Danyon Komposit I Gardapati
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo Saat Melantik Danyon Komposit I Gardapati
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Pangdam I/ Bukit Barisan Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Ibnu Triwidodo meresmikan Batalyon Komposit I/ Gardapati dan alih Kodal Kompi C dan D Yonif Raider Khusus 136/ Tuah Sakti, di Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Senin (06/08/2018) pagi.

Peresmian itu, ditandai dengan pengambilan sumpah dan dilantiknya Komandan Batalyon (Danyon) Komposit 1/ Gardapati Letkol Inf Ahmad Daud Harahap.

Dalam sambutannya, Jenderal bintang dua ini mengatakan, Natuna sebagai daerah perbatasan di sebelah utara NKRI, rawan dengan gangguan.

“Jadi, sangat diperlukan antisipasi untuk menangkal hal – hal yang bisa mengganggu stabilitas nasional,” papar Mayjen TNI Ibnu Triwidodo.

Lanjutnya, Kodam I/ BB markas besar di Sumatera Utara memiliki wilayah tugas yang sangat strategis dengan membawahi 4 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau. Jadi, memiliki tugas yang sangat kompleks.

Pangdam juga menghimbau, agar Danyon Komposit I yang baru saja dilantik beserta seluruh jajarannya bisa mengemban amanah dengan baik sebagai garda terdepan NKRI disebelah utara. Tugas merupakan sebuah kehormatan dengan tetap menjaga solidaritas antar satuan dan pemerintah, agar bisa terus bersinergisitas dalam membangun dan menjaga Natuna kedepannya.

“Ini adalah rancangan awal apabila ada ancaman dari wilayah utara, maka harus kuat. Maka untuk itu, kebijakan pemerintah dalam hal ini oleh Panglima TNI, membuat perkuatan di Natuna dengan membangun Batalyon Komposit,” ujar Pangdam usai upacara peresmian di hadapan wartawan.

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo Salam Komando Bersama Komandan Batalyon Komposit 1 Gardapati
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo Salam Komando Bersama Komandan Batalyon Komposit 1 Gardapati

Pangdam menjelaskan, dibangunnya Batalyon Komposit ini, karena ini merupakan miniatur dari kekuatan TNI yang siap operasional. Jadi, ada unsur Satuan Tempur (Satpur) dan Bantuan Tempur (Banpur), kemudian ada gabungan antara TNI AD, TNI AU dan TNI AL.

“Sekarang sudah saya resmikan, program sudah mulai berjalan. Semua administrasi dan kegiatan pembinaan sudah mulai bisa berjalan. Ini penangkal awal, Batalyon Komposit 1/ Gardapati merupakan miniatur dari kekuatan TNI yang siap operasional di daerah perbatasan ujung utara NKRI,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Danyon Komposit 1/ Gardapati Letkol Inf Ahmad Daud Harahap disela – sela acara peresmian.

Letkol Inf Ahmad Daud Harahap mengatakan, Batalyon Komposit ini dibangun di Natuna dalam rangka memberikan penguatan di daerah perbatasan sekaligus mengantisipasi yang akan dihadapi dimasa yang akan datang.

“Sebelum terjadi segala sesuatu, kita harus siap dengan segala antisipasi. Natuna ini berbatasan langsung dengan beberapa negara, cukup strategis. Pemerintah melalui Mabes TNI, menyiapkan satuan – satuan yang setiap saat siap menghadapi ancaman itu,” katanya.

Lanjutnya, Batalyon Komposit ini terdiri dari beberapa kecabangan dan punya ksatrian – ksatrian tersendiri dengan segala alutsistanya. Ksatrian ini akan ditempatkan di spot – spot apabila terjadi sesuatu, mereka sudah siap dengan persenjataannya.

“Ini miniatur kekuatan TNI yang siap operasional. Saya berharap, sebagai prajurit siap ditempatkan dimana saja, siap mengantisipasi segala hal di daerah perbatasan dan ikut mendorong kemajuan daerah Natuna,” imbuhnya.

Dalam peresmian perdana Batalyon Komposit di Kodam I/ BB, turut hadir Komandan Korem 033/ WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri, Wakil Bupati Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Ketua DPRD Natuna, Yusripandi, sejumlah pimpinan FKPD, OPD dan para tamu undangan lainnya. (MANALU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.