Belum Kantongi Izin, Aktivitas Cut and Fill KSB di Nongsa Dihentikan

by -304 views
Lokasi Aktivitas KSB Yang Dihentikan
Lokasi Aktivitas KSB Yang Dihentikan
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Lahan seluas satu hektar dijadikan kavling siap bangun (KSB) di daerah Kabil Kecamatan Nongsa. Aktivitas tersebut dilakukan oleh pihak kontraktor berinisial BS.

Mereka sebelumnya melakukan pematangan lahan dan diduga belum mengantongi ijin cut and fill dari instansi terkait yakni Otorita Batam (OB). Sehingga aktivitas sersebut sudah dihentikan saat ini.

“Pekerjaan itukan sudah tidak dilanjutkan sebelum keluar ijinnya dari BP Batam. Karena memang otorita yang stop. Jadi kalau mau konfirmasi, konfirmasi kedalam saja,” papar BS saat dihubungi MetroKepri melalui telepon selulernya, Jumat (05/07/2019).

Jadi, kata dia, pihaknya ikut aturan dari otorita. Disuruh berhenti, maka pihaknya berhenti.

“Jadi kita itu kerja ikut aturan dari otorita. Sekarang disuruh berhenti, kita berhentilah. Nah kalau terkait itu dan dasarnya itu, Ibu Juliana yang sudah membebaskan lahan dan dia mengajukan ke BP, tetapi belum disetujui. Artinya, sekarang tidak ada lagi kegiatan dan juga kawan – kawan kita tidak ada lagi bekerja,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Humas Otorita Batam, Zasani mengucapkan terimakasih saat dikonfirmasi terkait aktivitas tersebut.

“Siap, terimakasih informasinya. Ok saya share langsung kebagian terkait,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, seorang oknum Anggota DPRD Kota Batam, RS membantah rumor yang beredar terkait dirinya diduga membackup salah satu aktivitas cut and fill pematangan lahan kavling siap bangun (KSB) di daerah Kabil Kecamatan Nongsa.

“Saya tidak tahu menahu terkait pekerjaan KSB tersebut. Silahkan konfirmasi langsung dengan yang bersangkutan. Kalau ada rumor yang menyebut nama saya, itu hanya mencatut nama dan perlu diluruskan,” papar RS saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp telepon selulernya, kemarin.

RS juga mengucapkan terimakasih karena telah mengklarifikasi dirinya terkait rumor yang beredar tersebut.

“Tksh. Saya tidak tahu dan tidak ada sangkut pautnya dengan pengelolaan KSB tersebut. Perlu dipertanyakan legalitasnya itu. Tksh,” ujarnya.

Saat ini, kata RS, dirinya masih rapat Pansus Kampung Tua. RS juga meminta agar konfirmasi langsung kepada pihak pengelola.

“Tksh. Itu tidak ada hubungannya dengan saya. Mungkin mereka langsung ke pemilik lahan. Kalau kemarin itu, kepentingan saya hanya untuk lahan sekolah SMA 21. Tksh. Oke saya sudah klarifikasi sebagaimana diatas,” ucapnya. (JIHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.