BLT Kota Tanjungpinang Belum Disalurkan, YPW Angkat Bicara

by -453 views
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni (YPW)
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni (YPW)
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Bantuan Langsung Tunai Kota Tanjungpinang sampai saat ini belum juga disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan di masa Pandemi Covid-19.

Akan hal itu, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni angkat bicara. Ia menuturkan jika BLT terlalu lama dibagikan, silahkan transparan daripada masyarakat lama menunggu.

“Silahkan mau dibagikan atau tidak, sampai saat ini laporannya juga belum masuk ke DPRD, laporan apa saja yang sudah diberikan kepada masyarakat, apa saja yang sudah digunakan untuk penanganan Covid-19,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Rabu (24/06/2020) di Morning Bakery Batu 8 atas, Tanjungpinang.

YPW menjelaskan, untuk masalah BLT, DPRD memiliki tiga kewenangan, pertama berupa penganggaran, kedua Peraturan Daerah (Perda) dan ketiga Pengawasan, jika sudah dianggarkan maka akan diawasi.

“Sampai saat ini BLT masih menjadi buah bibir ditengah masyarakat,” sebutnya.

Intinya kata YPW, dari DPRD meminta kepada Pemko Tanjungpinang untuk memberi penegasan terkait BLT kepada masyarakat agar tidak ditunggu.

“Apakah itu anggaran akan digunakan untuk hal lain jika memang tidak jadi dibagikan, DPRD tetap menunggu laporan, sebab kebijakan tetap ditangan Pemko Tanjungpinang,” tuturnya.

Jika tidak jadi dibagikan itu juga akan menjadi catatan DPRD kepada gugus tugas ataupun aparat hukum silahkan menilai sendiri, yang jelas DPRD hanya menunggu laporan penggunaan anggaran yang sudah disahkan untuk penanganan Covid-19 di Tanjungpinang.

Kadinsos Kota Tanjungpinang Amrialis
Kadinsos Kota Tanjungpinang Amrialis

Sementara itu, terkait BLT, di berita sebelumhya Kadinsos Kota Tanjungpinang Amrialis menjelaskan kepada sejumlah awak media, Rabu (24/06/2020) siang.

“Dana sudah ada. Tapi tidak akan kita bagikan karena masih kurang,” ujarnya.

Amrialis menjelaskan, dana BLT itu untuk masyarakat sebanyak 39 ribu KK dan dananya harus sesuai dan pas dengan banyaknya yang akan menerima.

“Saya berharap anggarannya ditambah sesuai dengan jumlah KK yang bakal menerima,” terangnya.

“Total anggaran yang kita minta sebesar Rp22 Miliar. Tambahan kurang lebih Rp9 miliar sudah kita ajukan ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” tambahnya.

Lanjut Amrialis, dana sebesar Rp22 miliar itu dengan sebanyak 39 ribu KK akan tersalurkan sesuai yang diharapkan oleh masyarakat.

“Hari ini kita telah bertemu dengan para mahasiswa bersama salah satu Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang membahas BLT ini,” ungkapnya.

“Mereka mahasiswa juga ingin mengetahui sampai dimana penganggaran BLT di Kota Tanjungpinang. Sudah kita sampaikan mekanismenya,” pungkas Amrialis. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.