Buka Forum Koordinasi, Pemkab Natuna Komitmen Terhadap Perlindungan Anak dan Perempuan

by -329 views

Natuna, (MetroKepri) – Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda membuka kegiatan Forum Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat Kabupaten Natuna, di Hotel Centeral Natuna, Kamis 22 September 2022.

Dalam kata sambutannya, ia mengatakan, perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan pemenuhan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi.

Di Kabupaten Natuna, pemerintah daerah telah menyiapkan lembaga perlindungan hukum untuk perempuan dan anak. Hal ini penting agar penanganan terhadap korban kasus- kasus kekerasan pada perempuan dan anak dapat dilakukan lebih optimal.

“Upaya penanganan berbagai kasus yang menempatkan perempuan dan anak sebagai korban di Natuna masih membutuhkan keseriusan dari jajaran pemangku kebijakan,” katanya.

Mengenai masalah langkah strategis terhadap arah kebijakan nasional, ia menyampaikan akan terus berkoordinasi dengan beberapa kementrian sehingga program yang ada di daerah sejalan dengan program yang ada di Kementrian sehingga target yang di capai Kementerian bisa disuport dengan kinerja kabupaten.

Ia berharap, kedepan kegiatan ini tidak hanya dilakukan untuk perempuan tetapi untuk laki-laki sangat perlu untuk dilakukan.

“Sekarang ini yang banyak melakukan kekerasan adalah kaum laki-laki, tapi bagaimana seorang kepala keluarga bisa membimbinga istri dan anaknya,” katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Elvi Hendrani menyampaikan Perempuan dan anak itu termasuk kelompok yang rentan mengalami kekerasan dan diskriminasi, padahal potensinya luar biasa ketika perempuan dan anak ini diberikan kesempatan untuk pertartisipasi untuk maju.

“Kami mengapresiasi Kabupaten Natuna dengan membawa pembangun ke tingkat desa dan tingkat kelurahan, wilayah itu yang harusnya kita sentuh karena desa memiliki potensi sumberdaya yang besar, juga memiliki sumber daya yang partisipasi masyarakat di tingkat desa jauh lebih besar dan lebih mempunyai nuansa dan kekhasan,” kata Elvi.

“Sekali lagi kami mengapresiasi atas komitmen Kabupaten Natuna dalam pembangunan anak dan komitmen untuk pemberdayaan perempuan dalam bentuk perlindungan hukumnya,” pungkasnya.(manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.