Bupati Natuna Hadiri Wawasan Kebangsaan Pembinaan Teritorial Terpadu

by -57 views
Foto Bersama Usai Wawasan Kebangsaan
Foto Bersama Usai Wawasan Kebangsaan
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal menghadiri acara Wawasan Kebangsaan Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu tahun anggaran 2019 di wilayah Kodim 0318/ Natuna, di Gedung Sri Serindit, Kamis 28 November 2019.

Wawasan Kebangsaan Binter Terpadu ini mengambil tema “Memberdayakan wilayah pertahanan melalui kegiatan wawasan kebangsaan guna memantapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh”, dan pembekalan materi diberikan oleh Kasrem 033/WP Kolonel Inf Jimmy Watuseke.

Dalam sambutannya, Hamid Rizal mengatakan, kemajuan di segala bidang begitu pesat saat ini dan ini mempengaruhi gaya, pola hidup dan pola pikir di semua kalangan usia termasuk anak-anak generasi muda.

Segala kemudahan yang diberikan teknologi, berbagai informasi bisa didapatkan tanpa batas sehingga mengakibatkan terkikisnya rasa bangga akan Bangsa dan Negara sendiri.

Kondisi ini menjadi perhatian bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman terkikisnya rasa nasionalisme, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada kondisi generasi muda saat ini.

“Anak-anak sekalian, didengar apa yang disampaikan pada acara ini, agar bisa disampaikam kepada teman-teman yang lain. Saya berharap kepada anak-anak sekolah, pelajari Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan berpikir dan tonggak kehidupan serta bangga menjadi anak-anak perbatasan NKRI yang berbatasan langsung dengan bangsa lain,” katanya.

Ia menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi daerah karena Natuna dikelilingi SDM seperti minyak, gas bumi, ikan dan potensi yang lain.

“Ikan kita tidak boleh dicuri oleh negara lain. Selain orang dewasa, anak-anak yang tinggal di pulau-pulau, apabila melihat orang asing agar segera melapor kepada pihak berwajib. Jangan lengah, itu merupakan salah satu bentuk kepedulian generasi muda terhadap NKRI. Sejengkal wilayah kita tidak boleh kita abaikan, itu harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Itu lah kenapa pasukan militer diperbanyak disini, karena untuk menjaga Natuna yang merupakan bagian NKRI. Ini merupakan pegangan kita di daerah untuk selalu peka terhadap situasi kebangsaan,” katanya.

Dalam penyampaian materi, Kasrem 033/WP Kolonel Inf Jimmy Watuseke menyampaikan satu pesan dari Danrem 033/WP yakni, NKRI bukan lah milik suatu agama, suku dan golongan tapi merupakan milik semua masyarakat Indonesia dan harus dicintai dan dijaga didalam persatuan dan kesatuan.

“Kepada hadirin dan adik-adik sekalian, janganlah kita respon hal-hal negatif yang sering dilihat dalam bermedsos seperti ujaran kebencian dan paham radikal. Dalam perbedaan dan keberagaman di Natuna. Jadikan ini pemersatu dalam berbangsa dan bernegara, selamanya harus kita pertahanankan,” katanya.

Ia menjelaskan, kemerdekaan yang diraih oleh Bangsa Indonesia merupakan proses perjuangan yang panjang. Itu bukan diraih dengan cuma-cuma tapi dengan pengorbanan nyawa.

Tidak lupa Kolonel Inf Jimmy mengingatkan, tahun depan akan dilaksanakan Pilkada, jangan sampai terpecah belah hanya gara-gara beda pilihan dengan tetap merawat kebhinekaan yang ada. Selain itu mantapkan wawasan kebangsaan, bangun karakter bangsa, memahami potensi bangsa dan sadar bela negara.

“Siapa lagi yang menghargai negara kita kalau bukan kita sendiri. TNI-Polri dan masyarakat menjadi kekuatan yang tidak dipisahkan. Harapan kita, para generasi pemuda khususnya di Natuna, rasa cinta kepada tanah airnya terus tumbuh dan kuat dalam kehidupan sehari-harinya,” imbuhnya.

Turut hadir dalam acara ini, FKPD, DPRD Natuna, OPD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, Ormas, mahasiswa, siswa dan tamu undangan lainnya. Selain wawasam kebangsaan, acara ini juga diisi dengan pemberian bantuan dan pengobatan gratis. (*)

Penulis : Manalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.