Bupati Natuna Minta Masyarakat Jangan Panik Terhadap Observasi WNI dari Wuhan

by -23 views
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal saat melakukan Konferensi Pers Terkait observasi WNI dari Wuhan
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal saat melakukan Konferensi Pers Terkait observasi WNI dari Wuhan
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengadakan jumpa pers di Kantor Bupati Natuna, Kamis 6 Februari 2020.

Turut hadir dalam kegiatan ini, DPRD Natuna, FKPD, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, sejumlah wartawan dan para tamu undangan lainnya.

Bupati meminta masyarakat Kabupaten Natuna jangan takut dan cemas atas kehadiran WNI dari Wuhan, karena Pemerintah Pusat memastikan bahwa WNI tersebut tidak terjangkit virus Corona walau harus menjalani observasi di Natuna.

Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Natuna yang ikut Konferensi pers
Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Natuna yang ikut Konferensi pers

Ia melanjutkan bahwa semua aspirasi masyarakat Natuna sudah disampaikan. Termasuk observasi WNI dari Wuhan agar dipindahkan ke Kapal KRI juga sudah disampaikan kepada Kemenkopolhukam Mahfud Md dan Menteri Kesehatan DR Terawan, tapi hal ini bisa menimbulkan masalah baru dan menyalahi aturan WHO.

Menurut prosedur WHO, observasi itu harus didarat. Karena kalau di laut, ketika cuaca tak bersahabat dikhawatirkan WNI tak terbiasa, nanti daya tahan tubuh mereka drop, itu yang bahaya.

Lanjutnya, terkait pertanyaan warga Natuna mengapa memilih Natuna sebagai observasi, Bupati menerangkan, pemerintah sudah melakukan survei ke berbagai kawasan militer di Indonesia. Namun, Kamp Militer Natuna memiliki fasilitas yang lebih baik dari semuanya, terutama sumber air yang dekat dan bersih.

Hamid Rizal saat dikonfirmasi usai konferensi pers
Hamid Rizal saat dikonfirmasi usai konferensi pers

Menurut Hamid Rizal, tuntutan masyarakat lainnya selain pemindahan tempat observasi akan diakomodir oleh Pemerintah Pusat. Ia pun meminta masyarakat tidak perlu lagi panik, karena sudah diberi penjelasan oleh para pakar kesehatan.

“Pemerintah sudah secara terbuka memaparkan tentang wabah corona ini, tidak akan membahayakan meski berjarak 1 kilometer dari kawasan observasi. 238 WNI yang sedang diobservasi dalam keadaan sehat, steril dan negatif virus corona. Secara berkala, tim kesehatan selalu mengecek mereka, intinya masyarakat jangan takut dan panik lagi terhadap kedatangan saudara kita WNI dari Wuhan di Natuna,” pungkasnya. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.