CI Indonesia Perkenalkan Program Bentang Laut Anambas – Natuna

by -362 views
Kondisi pemutihan karang
Kondisi pemutihan karang

Jakarta, (MK) – Conservation International (CI) Indonesia bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, sektor swasta, lembaga donor, dan masyarakat, telah bekerja di Anambas sejak tahun 2009.

Marine Program Director Conservation International (CI) Indonesia, Victor Nikijuluw menyebutkan, CI Indonesia memperkenalkan program Anambas – Natuna Seascapes pada tahun 2014.

“Hal itu untuk mendukung pengelolaan berbasis ekosistem di bentang laut Anambas dan Natuna sebagai satu kawasan perairan bernilai keragaman hayati tertinggi di bagian barat Indonesia,” ujar Victor melalui press releasenya kepada MetroKepri.co.id, Selasa (16/2).

Dia mengutarakan, program ini dilakukan dengan tiga kegiatan utama yaitu kajian ilmiah sebagai dasar perencanaan, dukungan peningkatan efektivitas pengelolaan kawasan, dan peningkatan kapasitas pengelola dan masyarakat untuk mengelola kawasan dan sumber daya kelautan secara efektif bagi generasi mendatang.

“Melalui pengelolaan berbasis ekosistem terintegrasi yang dilakukan melalui program Anambas – Natuna Seascapes, peningkatan efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di Anambas meningkat sebesar 24 persen untuk peringkat hijau dan 5 persen untuk peringkat biru,” paparnya.

Skor peningkatan ini, kata dia, diperoleh dari evaluasi efektivitas kawasan konservasi perairan, pesisir, dan pulau – pulau kecil (E-KKP3K) tahun 2015, yang merupakan hasil dari peningkatan keterampilan dan kapasitas anggota dan masyarakat lokal.

“Sejak tahun 2012, CI telah melakukan pendekatan pengelolaan berbasis ekosistem di bentang laut Anambas – Natuna yang bertujuan menyediakan data ilmiah, memperkuat kapasitas kelembagaan lokal, dan meningkatkan pengetahuan pengelola kawasan dan masyarakat untuk perubahan perilaku yang mendukung keberlanjutan,” ucapnya.

Victor menambahkan, pengelolaan yang baik dibutuhkan untuk memastikan ekosistem terjaga dengan baik dan memberikan manfaat secara luas. Bersama dengan mitra lokal dan nasional, CI telah melakukan berbagai program pelatihan dan mentoring secara intensif terkait dengan pengelolaan kawasan konservasi perairan (KKP), memberikan pelatihan kepada hampir 400 anggota masyarakat pada lebih dari 50 desa di Anambas.

“Kita juga telah melatih 64 staf pemerintah, dan melahirkan empat pelatih lokal untuk melanjutkan pelatihan secara berkala kepada masyarakat. Ini merupakan model ‘build and transfer’ yang kita lakukan untuk memastikan keberlanjutan upaya konservasi di Anambas,” katanya.

Victor memaparkan, bentang laut Anambas – Natuna adalah kawasan perairan yang memiliki keragaman terumbu karang tertinggi di wilayah barat Indonesia. Kawasan Anambas memiliki nilai indeks keragaman ikan karang sebesar 216, lebih tinggi dibandingkan Pulau Weh Aceh dan Pulau Bintan Kepulauan Riau.

“Anambas dan Natuna terletak di Provinsi Kepulauan Riau ini merupakan bagian dari kawasan memiliki sumber daya kelautan yang kaya dan beragam di bagian barat Indonesia,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.