COVID Ranger ANTARA Ingatkan Warga Kepri Taati Protokol Kesehatan

by -35 views
Tampak warga di salah satu pasar yang tidak mengindahkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19
Tampak warga di salah satu pasar yang tidak mengindahkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – COVID Ranger Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA mengingatkan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) taati protokol kesehatan selama beraktivitas dan berinteraksi untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

Hal ini diutarakan oleh Anggota COVID Ranger LKBN ANTARA Nikolas Panama kepada awak media ini di Tanjungpinang, Ahad (12/07/2020).

Ia ingin pelaksanaan protokol kesehatan harus dibiasakan ketika menjalankan kehidupan kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

“Protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan dalam beraktivitas yakni mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak,” sebut Niko.

“Ini bagian terpenting yang perlu dilaksanakan, yang mulai diabaikan oleh banyak orang. Tidak ada kata bosan, jenuh dan pasrah jika kita ingin tetap sehat,” tambahnya dengan tegas.

Anggota Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri ini masih menemukan banyak orang di ruang publik di Tanjungpinang, Bintan, Batam dan Karimun yang tidak melaksanakan protokol kesehatan.

“Mereka tidak menggunakan masker saat berjualan di pasar, dan berinteraksi dengan mengabaikan jarak fisik 2 meter,” ungkapnya.

Lanjut Niko, di sejumlah kedai kopi di Tanjungpinang dan Kijang Bintan juga ditemukan banyak warga yang tidak menggunakan masker dan duduk berdekatan.

“Ini persoalan yang ada di depan mata, dan setiap hari ditemukan,” kata, dosen luar biasa di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji itu.

Ia menegaskan bahwa kondisi daerah dan negara belum pulih akibat pandemi Covid-19. Berbagai sektor kehidupan, mulai dari penerimaan daerah dan negara mengalami kemerosotan yang serius akibat pandemi sejak empat bulan lalu.

Lanjut Niko, Pemerintah Daerah (Pemda) dan pemerintah pusat berupaya keras fokus menangani Covid-19, dan mendorong berbagai sektor kehidupan kembali pulih, seperti pendapatan daerah dan negara, serta membangun optimisme dunia usaha agar ekonomi bergerak.

Kemudian, langkah strategis pemerintah dalam menormalkan kembali kondisi negara dan daerah akan cepat terealisasi jika didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Dukungan itu cukup dengan menaati seluruh ketentuan yang berlaku, salah satunya melaksanakan protokol kesehatan selama beraktivitas. Karena penanganan setiap pasien positif Covid-19 akan membebani keuangan daerah dan negara,” tutur Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang ini.

Untuk itu, Niko mengajak seluruh anggota masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan cara setiap anggota masyarakat harus menjaga diri dan keluarganya terbebas dari Covid-19.

“Perang terhadap Covid-19 belum selesai. Apalagi saat ini banyak orang tanpa gejala (OTG) yang positif sehingga masyarakat harus tetap waspada dalam beraktivitas,” terangnya.

“Pelonggaran beraktivitas dalam normal baru bukan berarti mengabaikan protokol kesehatan, melainkan harus semakin ketat melaksanakan protokol kesehatan,” sambung Niko lagi.

Sementara itu, berdasarkan data akumulasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri, jumlah pasien COVID-19 mencapai 328 orang, sebanyak 285 orang sudah sembuh. Sementara pasien yang dirawat sebanyak dua orang, 25 orang dikarantina, dan 16 orang meninggal dunia. (**)

Penulis: Novendra/Covid Ranger ANTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.