Dampak Ekonomi, DPRD Tanjungpinang Sudah Sarankan Agar Program Menyentuh Kedai Kopi

by -168 views
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Adanya perpanjangan Surat Edaran (SE) Walikota Tanjungpinang dan melarang para pengusaha kedai kopi serta rumah makan untuk tidak menyediakan meja dan kursi. Hal itu berdampak dengan penghasilan mereka.

Selain itu untuk penanganan Covid-19 ini juga, Pemko dan DPRD Kota Tanjungpinang juga telah sepakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp31,4 miliar. Jumlah itu sudah termasuk untuk program pengendalian dampak ekonomi.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga menyebutkan untuk teknis program tersebut di Pemko Tanjungpinang.

“Untuk teknisnya silahkan tanya ke Pemko. Yang jelas, DPRD dan Pemko Tanjungpinang sudah sepakat menganggarkan sejumlah anggaran untuk program pengedalian dampak ekonomi sebesar Rp2 miliar,” papar Angga kepada MetroKepri, Sabtu (11/04/2020).

Kemudian, kata Angga, untuk dana jaring pengamanan sosial sebesar Rp19 miliar.

“Kami sudah menyarankan agar program ini juga menyentuh para pelaku UMKM dan jasa seperti kedai kopi agar tersentuh dengan anggaran yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha kedai kopi di Km 9 Tanjungpinang mengaku penghasilan mereka jauh merosot setelah adanya wabah Covid-19. Ditambah lagi mereka tidak diperbolehkan menyediakan meja dan kursi.

“Sekarang kami tidak boleh sediakan meja dan kursi. Tadi sudah ada petugas yang tegur dan menendang kursi. Kami diminta untuk mengemas semua meja dan kursi. Konsumen hanya dibolehkan beli kopi pakai bungkus,” ucap Hendra.

Dengan adanya himbauan seperti ini, tentu penghasilan mereka jauh menurun. Sementara, mereka setiap bulan harus membayar sewa ruko.

“Sekarang pendapat makin sedikit. Konsumen yang beli kopi bungkus dapat dihitung. Sedangkan kami setiap bulan harus bayar sewa ruko,” keluhnya. (*)

Penulis : Alpian Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.