Danlantamal IV Tanjungpinang Sambut Kedatangan KRI Bima Suci

by -413 views
Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto foto bersama sejumlah muspida usai menyambut kedatangan KRI Bima Suci di Pelabuhan Mentigi Tanjung Uban
Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto foto bersama sejumlah muspida usai menyambut kedatangan KRI Bima Suci di Pelabuhan Mentigi Tanjung Uban
Iklan Banner

Bintan, (MetroKepri) – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto S.E,M.Han memimpimpin langsung kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bima Suci yang bersandar di Dermaga Mentigi Tanjung Uban Kabupaten Bintan, Sabtu (31/10/2020) siang.

Kedatangan KRI yang juga diperuntukan sebagai kapal latih bagi Taruna dan Taruni TNI Angkatan Laut (AL) tersebut di Tanjung Uban ini merupakan pelabuhan ke-5 di hari ke-42 dari 98 hari rencana kegiatan mengarungi lautan Indonesia dengan menyinggahi 10 pelabuhan lainnya, termasuk 4 pulau terluar di Indonesia.

Sebelum besandar di Dermaga Mentigi Tanjung Uban, KRI Bima Suci lebih dulu bertolak dari Surabaya menuju Lampung, kemudian Padang Sumatera Barat, Sabang, Belawan.

Rencananya KRI ini besandar di Tanjung Uban, Bintan selama 3 hari kedepan, hingga Selasa (3/11/2020), sebelum nantinya bertolak ke Ranai, Kabupaten Natuna, Tarakan, Sorong, Suwel, Kupang dan kembali ke Surabaya.

KRI Bima Suci Saat Hendak Bersandar di Pelabuhan Mentigi Tanjunguban
KRI Bima Suci Saat Hendak Bersandar di Pelabuhan Mentigi Tanjunguban

KRI Bima Suci ini merupakan kapal latih bagi taruna taruni TNI AL yang memiliki kapasitas cukup besar dan lengkap dibandingkan KRI sebelumnya, yakni KRI Dewa Ruci dengan membawa sebanyak 185 orang kru kapal termasuk 75 orang Taruna (pria-red) dan 10 orang Taruni (wanita-red).

Pantauan di lapangan, sebelum bersandar di Pelabuhan Mentigi Tanjung Uban, terlihat penyambutan yang sangat antusias dan penuh haru dari sejumlah pejabat yang hadir di dermaga.

Sementara dari kejauhan juga terlihat puluhan Taruna dan Taruni TNI AL yang berada di atas tiang-tiang kapal dengan penuh semangat melakukan gerakan melambai-lambaikan tangan seirama, diiringi suara marching band.

Selama KRI Bima Suci bersandar di Pelabuhan Mentigi Tanjungpinang, para Kartika Jala Krida (KJK) Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III Angkatan ke-67 ini akan melakukan berbagai kegiatan, termasuk dibidang sosial kemasyarakatan.

“Sebenarnya KJK Taruna-Taruni AAL Tingkat III ini melakukan pelayaran ke luar negeri salah satunya, namun akibat kondisi Covid-19 saat ini, sehingga Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), para taruna tersebut harus tetap berlayar dan berlatih dengan KRI Bima Suci, tapi hanya di wilayah Indonesia saja,” kata Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto pada sejumlah wartawan disela-sela kegiatan.

Danlantamal IV menuturkan, sejumlah kegiatan yang akan dilakukan oleh para Taruna dan Taruni ini yakni, menerapkan semua ilmu yang pernah mereka dapati untuk dipraktekan, termasuk melakukan kegiatan olahraga bersama dengan sejumlah anggota yang ada di KRI Bima Suci tersebut, kemudian melakukan penanaman pohon Bakau di kawasan Lagoi.

“Hari berikutnya, Senin (2/11/2020) akan melakukan kegiatan di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang berupa Display Drumband, termasuk mendengarkan pengarahan dari Pjs Gubernur Kepri, Pangkowilhan termasuk arahan dari Kapolda Kepri,” ucap Danlantamal.

Terkait kondisi Covid-19 saat ini, Danlantamal menegaskan, bahwa semua kegiatan yang dilakukan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, termasuk melakukan rapid test bagi masing-masing para Taruna dan Taruni tersebut agar tetap terjaga kesehatan mereka semuanya.

“Kemarin sebelum naik, para Taruna dan Taruni termasuk sejumlah Kru KRI Bima Suci ini sudah dilakukan swab semuanya, termasuk saat melakukan kegiatan nanti, mereka tetap mematuhi protokol kesehatan, berupa menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker dan lainnya,” ujar Danlantamal.

Pada kesempatan tersebut, Danlantamal IV juga berharap dengan kedangan KRI Bima Suci ini diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Tanjung Uban dan Kepri umumnya, dapat lebih tertarik untuk mengabdikan dirinya masuk mejadi TNI Angkatan Laut.

“Untuk tahun ini, Taruna dari Kepri juga ada 3 orang dari 6 orang yang sudah lulus mengikuti seleksi TNI AL,” tutup Danlantamal. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.