Diduga Ada “Vampire” di PT BOF, Kompensasi Pekerja Dihisap

by -683 views
Bukti surat kerjasama yang dinilai tidak sesuai dengan UU Ketenagakerjaan
Bukti surat kerjasama yang dinilai tidak sesuai dengan UU Ketenagakerjaan

Bintan, (MetroKepri) – Diduga ada “Vampire” di PT Bionesia Organic Foods (BOF) yang berdomisili di Lobam Kabupaten Bintan.

Pasalnya, hak pekerja (Kompensasi) yang dipecat secara sepihak di “Dihisap” Oknum Manager HRD di PT BOF inisial WS.

Hal ini terungkap, saat 6 pekerja yang dipanggil kembali ke perusahaan dibidang Santan Kelapa tersebut.

“Ini bang bukti yanvg kami terima,” kata salah satu pekerja yang dipecat secara sepihak oleh management PT BOF kepada awak media ini, Senin (05/07/2021) sambil menunjukkan bukti surat pernyataan bersama.

Anahnya lagi kata sumber, tanggal penerimaan kompensasi sebesar Rp1 juta lebih tersebut dibayarkan di 1 April 2021. Sedangkan tanda tangan surat tersebut dilakukan pada 05 Juli 2021.

“Sepertinya ada pembohongan di surat pernyataan tersebut. Sampai saat ini kami berenam belum ada dibayarkan seperak pun oleh mereka (Managemen HRD),” terangnya.

Lanjut sumber, di surat pernyataan tersebut ada kejanggalan seperti gaji karayawan yang dibayarkan selama 6 bulan dengan besaran Rp3 juta lebih dibagi 12.

“Potongannya besar sekali dan kami jika dibayarkan hanya mendapatkan sekitar Rp1,8 juta saja,” ungkapnya.

“Hal ini sama saja menghisap darah kami sebagai pekerja yang sudah cukup lama bekerja di PT BOF,” tambah sumber.

Mirisnya kata sumber lagi, gaji beberapa oang karyawan dibagi 12 setelah dikali selama 6 bulan.

“Kami hanya terima sekitar Rp1,8 juta saja kerja selama 12 bulan. Tapi tetap dibagi 12 bulan. Apa benar hitungannya seperti itu? Kemaren disuruh tanda tangan jika tidak jasa tak diberikan,” ungkapnya.

“Anehnya lagi surat tersebut dibuat seakan-akan kami menerima pada bulan April 2021 lalu,” pungkas Sumber sehari setelahnya.

Menager HRD Wiwin saat dikonfirmasi berulang kali lewat pesan WhatsApp di Ponselnya tidak menjawab, ditelpon berkali-kali juga tidak angkat.

Sebelumnya, salah satu Manager di PT BOF Bambang saat dikonfirmasi sangat kaget perihal jasa atau hak pekerja belum dibayarkan sampai saat ini.

“Seharusnya ada dan sudah diberikan kompensasi pekerja yang dikeluarkan dari PT BOF,” ujarnya saat dihubungi lewat telpon WhatsAppnya oleh awak media ini.

Ia akan mengkroscek hal tersebut dan akan segera menyelesaikan masalah kompensasi pekrja tersebut.

“Nanti saya cek kembali,” pungkas Bambang singkat. (*)

Penulis: Novendra

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.