Dipanggil Dua Kali Tak Ditanggapi, Jaksa Jemput 2 Terpidana Kasus Narkoba

by -824 views
Kasi Intel dan Kasi Pidum Kejari Bintan saat Konfrensi Pers di Kantor Kejari Bintan Km 16, Kabupaten Bintan
Kasi Intel dan Kasi Pidum Kejari Bintan saat Konfrensi Pers di Kantor Kejari Bintan Km 16, Kabupaten Bintan
Iklan Banner

Bintan, (MetroKepri) – Dipanggil secara resmi sebanyak dua kali tapi tidak ditanggapi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan jemput langsung 2 Terpidana kasus Narkoba di Bintan.

Dua orang tersebut yakni Mustakin dan Effendi yang sebelumnya divonis bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Kasi Intel Kejari Bintan Beni Agus Setiawan menuturkan, penjemputan terhadap kedua terpidana ini lantaran tidak mengindahkan panggilan yang dilayangkan oleh Kejari Bintan sebanyak dua kali.

“Karena tidak ada tanggapan, kami langsung melakukan penjemputan,” sebutnya dalan Konfrensi Pers, Jum’at (14/08/2020) di Kantor Kejari Bintan.

Beni menjelaskan, kedua terpidana itu divonis selama 4 tahun oleh Mahkamah Agung setelah Jaksa penutut umum (JPU) melakukan kasasi.

“Awalnya mereka di vonis bebas oleh Pengadilan Negeri tapi kami banding. Kemudian tidak lama Mahkamah Agung mengeluarkan putusan atas perbuatan mereka selama 4 tahun,” terangnya.

Lanjut Beni, pemanggilan yang pihaknya lakukan itu meminta agar mereka menjalani hukuman sesuai vonis Mahkamah Agung.

“Tapi, karena tidak ada niat baik, termasuk pengacara keduanya juga memgaku tidak tahu, terpaksa kami jemput sebelum kabur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Bintan Haryo menambahkan, saat dilakukan pengamanan kedua koperatif.

“Alhdulilah, kami bersama Satnarkoba Bintan berhasil mengamankan keduanya tanpa perlawanan,” ujarnya.

“Selanjutnya, untuk smentara waktu kami titip ke Mapolres Bintan yang nantinya diserahkan ke Rutan Tanjungpinang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah mereka lakukan,” pungkas Haryo. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.