Diusia ke 20, Berbagai Pembangunan Sudah Banyak Dilaksanakan di Natuna

by -66 views
Kantor Bupati Natuna
Kantor Bupati Natuna
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Diusianya yang ke 20, berbagai perubahan banyak terjadi di Kabupaten Natuna. Berbagai perubahan ini terjadi diantaranya dalam pelaksanaan pembangunan, baik secara fisik maupun non fisik.

Kabag Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Nila Misdartiana mengatakan, pembangunan fisik tersebut meliputi pembangunan sarana dan prasarana di Kabupaten Natuna seperti, jalan, jembatan, gedung, pelabuhan, irigasi, pertanian dan lainnya. Selain bersumber dari APBD Kabupaten, pembangunan ini juga bersumber dari APBD Provinsi Kepri dan APBN.

Ia menjelaskan, didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahap III (2016-2021) beberapa pembangunan fisik sudah banyak dilaksanakan oleh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk membangun apa yang diperlukan. Ketika APBD tidak mencukupi, maka diusulkan lewat jalur provinsi dan pusat dengan memenuhi syarat, aturan serta tahapan yang harus dilalui.

“Pembangunan fisik dengan anggaran besar yang tidak bisa diakomodir oleh APBD Natuna, maka akan diusulkan dalam APBD Provinsi atau APBN,” katanya saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat 22 November 2019.

Selain diusulkan ke provinsi dan pusat, keaktifan daerah melalui kepala daerah dan OPD juga diperlukan dalam koordinasi ke provinsi maupun pusat agar program dan kegiatan yang diusulkan dapat disetujui, karena pusat tidak akan tahu kebutuhan pembangunan di daerah kalau tidak disampaikan atau diusulkan.

“Alhamdullilah, dikepemimpinan Hamid Rizal – Ngesti Yuni, banyak usulan pembangunan yang disampaikan ke pusat dan provinsi, ada yang sudah ditindaklanjuti. Selain itu, Kabupaten Natuna ini merupakan salah satu daerah prioritas dari Presiden Joko Widodo,” katanya saat didampingi oleh Kasubag Pengendalian Bagian Pembangunan, Saidil Hudri.

Untuk data atas pembangunan fisik yang berasal dari APBN, pihaknya meminta agar langsung berkoordinasi langsung dengan OPD terkait seperti, Dinas PU, Dinas Perkim dan Perumahan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan lainnya. Karena untuk data yang lebih detail, Bagian Pembangunan tidak memiliki data tersebut. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Natuna akan berkoordinasi dengan OPD Teknis untuk mengetahui progress pembangunan tersebut.

“Kami fokus ke pembangunan yang bersumber dari APBD Natuna, tapi tidak menutup informasi atas pengendalian dan pelaporan pembangunan yang berasal dari luar APBD. Tugas kami adalah penyiapan penyusunan kebijaksanaan dalam penyelenggaraan bidang pembangunan yang meliputi penyusunan program, pengendalian dan pelaporan. Selain itu juga memantau atas laporan OPD yang ada melalui beberapa aplikasi yang sudah ada. Kalau kita menemukan ada hal yang kurang pas dalam pembangunan daerah, berarti kami harus melaporkan ke pimpinan dan dikoordinasikan dengan OPD nya untuk dievaluasi apa hambatannya,” paparnya.

Nila menerangkan, laporan antara progres fisik dan progres keuangan dari pembangunan daerah, secara grafik terdapat dalam sistem aplikasi online (monev online). Laporan ini dikelola oleh Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Natuna dengan melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, dan TEPRA ini merupakan monitoring secara online yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat untuk mengetahui progress realisasi keuangan, realisasi fisik dan realisasi pelaksanaan progress lelang pada paket strategis kabupaten.

“Grafik progres keuangan dan grafik progres fisik harus berdekatan diakhir tahun. Artinya penyerapan anggaran dan pelaksanaan fisik itu seimbang dan terkontrol dengan baik,” katanya.

Nila menyebutkan, pembangunan fisik yang masih kurang salah satunya adalah pembangunan gedung kantor untuk beberapa OPD yang masih berada di Komplek Masjid Agung Natuna dan di beberapa titik lainnya. Sementara Masjid Agung peruntukkannya bukan untuk perkantoran. Saat ini, Nila mengatakan, Kementerian PU membuka peluang bagi setiap daerah apabila membangun suatu kantor untuk mendukung pemerintahan daerah, bisa diajukan dan diusulkan ke pusat dengan beberapa pertimbangan.

Sementara itu, Kasubag Pengendalian Bagian pembangunan, Saidil Hudri mengatakan, saat ini ada lima paket strategis pembangunan dari APBD Provinsi untuk Kabupaten Natuna yakni Jembatan Batubi, Tambatan Perahu Pering, Jalan Beton Bertulang di Pulau Tiga Barat, Pelabuhan Nyit Nyit dan Jalan di Padang Angus. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.