Fadillah: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Intropeksi Diri

by -29 views
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna, Fadillah
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna, Fadillah

Natuna, (MetroKepri) – Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober merupakan hari bersejarah dalam mempertahankan Ideologi Bangsa.

Dihari bersejarah ini, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna, Fadillah menyampaikan momen ini merupakan hari bersejarah perjuangan dalam mempertahankan Ideologi Bangsa sekaligus sebagai wujud mengenang dan menghormati jasa-jasa para Pahlawan Revolusi.

“Hari ini kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila, mari kita tafakur dan merenung kemudian intropeksi diri serta bulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” papar Fadillah saat dijumpai di sela-sela kegiatannya, Jumat 1 Oktober 2021.

Selain itu, Fadillah mengatakan perlunya bangkit dan keluar dari realita yang menghambat “proses menjadi” satu persepsi dalam membangun negeri tercinta ini dengan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, UUD 1945 serta menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika dan persemaian Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang menyatakan : 1. Satu Tanah Air, Tanah Air Indonesia. 2. Satu Bangsa, Bangsa Indonesia dan 3. Satu Bahasa, Bahasa Indonesia.

“Mewujudkan hakikat cita-cita luhur Proklamasi 17 Agustus 1945 yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” katanya.

Sebagai salah satu daerah terdepan dari NKRI, Fadillah mengatakan Kabupaten Natuna mempunyai masyarakat yang terdiri dari beragam suku, agama dan budaya. Keberagaman ini menjadi tanda persatuan dan kesatuan yang dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

“Keberagaman jangan dijadikan perpecahan, saat ini kita jadikan momentum intropeksi,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda untuk tetap mengamalkan nilai luhur Pancasila sehingga tidak tergerus oleh berbagai faham yang bisa memecah kedaulatan bangsa.

“Harus dipahami, bukan hanya PKI saja yang menjadi musuh Ideologi Pancasila, orang-orang yang ingin menggantikan ideologi Pancasila juga merupakan musuh NKRI,” imbuhnya. (*)

Penulis: Manalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.