Golkar Kubu Agung Laksono Sayangkan Pemecatan Lamen Sarihi

by -254 views
Wakil Ketua I Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD II Partai Golkar Bintan versi Agung Laksono, Yurios Kandar
Wakil Ketua I Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD II Partai Golkar Bintan versi Agung Laksono, Yurios Kandar

Tanjungpinang, (MK) – DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bintan versi Munas Ancol (Agung Laksono) sangat menyangkan sikap pengurus Golkar versi Aburizal Bakrie (ARB) yang memecat dan akan mem PAW – kan Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi SH, MH.

“Terkait pemecatan Lamen, tentu kami sangat menyayangkannya. Partai Golkar sampai saat ini masih status quo. Duo Golkar sama – sama melaksanakan Munas dan punya pengurusan masing – masing dan terakhir ada upaya untuk bersatu melalui Munas bersama,” ujar Wakil Ketua I Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Yurios Kandar yang didampingi oleh Sekretaris DPD II Partai Golkar Bintan versi Agung Laksono, Roy Panangsang, Senin (14/12) di Tanjungpinang.

Tidak hanya sampai disitu, kata dia, sebelum selesai status quo tidak ada kebijakan partai yang lain, baik pusat dan sampai ke bawah.

“Ini ada apa. Kami dari kubu Agung Laksono, bahwa DPP sudah lama mengintruksikan kepada DPD untuk evaluasi semua kinerja Fraksi DPRD yang ada di Bintan, diminta kepada kita untuk evaluasi fraksi tersebut. Siapa yang loyal dan tak loyal kepada partai,” ucapnya.

Dia mengatakan, atas evaluasi itu tentu DPP punya kebijakan. Kalau misal SK pemecatan Lamen didasarkan SK ARB, maka pihaknya juga akan mengeluarkan.

“Hanya kita ingin menjaga kondusititas daerah kita, abaikan instruksi itu. Tapi, karena dimunculkan dari sebelah, maka kita akan evaluasi semua fraksi dan gantikan beberapa orang dari fraksi Golkar yang kita anggap tak loyal dan buat kisruh di Partai Golkar,” paparnya.

Artinya, kata dia, yang mau pecat Lamen tersebut orang sebelah Golkar versi ARB. Pihaknya juga punya kewenangan melakukan hal yang sama.

“Kalau sudah dipancing hal seperti ini, maka sesuai instruksi DPP, kita akan melaksanakannya juga,” ucapnya.

Namun, dia ingin agar saling menjaga stabilitas terkait kisruh Golkar, maka pihaknya mencoba untuk tidak melaporkan itu ke DPP Partai Golkar.

“Kita menahan dirilah, tapi sekarang kita dipancing. Mahkamah partai sudah mengintruksikan akan mengeluarkan kebijiakan yang baik untuk bersama,” katanya.

Dia juga mempertanyakan, alasan pengurus Partai Golkar versi ARB memecat Lamen Sarihi? Lamen itu adalah kader yang sangat militan. Jauh sebelumnya, Lamen itu kader golkar murni yang berangkat dari bawah bukan pengurus atau kader Golkar karbitan.

“Kesalahannya, sampai saat ini kita tidak tahu. Sampai hari ini, Lamen tidak pernah diberikan surat peringatan teguran, dipanggil dan tidak pernah diminta pembelaan diri. Itu proses organisasi yang biasa kita lakukan. Kalau diluar itu, kita tidak tahu dari mana masalah itu muncul,” ucapnya.

Dia memaparkan, Partai Golkar sudah banyak hasilkan orang – orang besar. Masak tidak tahu cara selesaikan masalah tersebut. Atas pemecatan Lamen ini juga, akan menimbulkan masalah baru dan bukan menyelesaikan masalah.

“Kita akan sampaikan masalah ini ke DPP dan dalam waktu dekat DPP akan bersikap. Apalagi yang dipecat ini Pak Lamen. Pak Lamen ini juga pengurus DPP Partai Golkar,” katanya.

Dia mengutarakan, hal itu juga merupakan keputusan sepihak. Punya aturan cara penyelesaiannya. DPP mengeluarkan surat tentu ada prosesnya. Mekanisme apa yang sudah mereka lakukan ditingkat bawah. Disaat pusat mengupayakan islah (Perdamaian), ada apa dengan pengurus daerah ini sehingga muncul persoalan seperti ini.

“Kita berusaha menyelesaikan masalah dengan tidak menimbulkan masalah yang baru. Pak Lamen dari Oktober tak pernah dipanggil. Ini organisasi bukan perusahaan yang aturan mengikat pada semua orang,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.