Hingga 2018, 12 Sekolah di Natuna Dapat Penghargaan Predikat Adiwiyata

by -111 views
Penyerahan Penghargaan Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2018 Kepada Tujuh Sekolah
Penyerahan Penghargaan Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2018 Kepada Tujuh Sekolah
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Sejak tahun 2017, sudah ada 12 sekolah di Kabupaten Natuna yang ditetapkan mendapat penghargaan dengan predikat Sekolah Adiwiyata melalui keputusan Bupati Natuna hingga tahun 2018.

“Tahun 2017, lima sekolah telah mendapatkan predikat Sekolah Adiwiyata berdasarkan Keputusan Bupati Natuna yakni SDN 011 Puak Bunguran Timur, SMPN 2 Bunguran Timur, SMAN 1 Bunguran Timur, SMK Pariwisata Bunguran Timur dan SMKN 2 Bunguran Barat,” papar Kasi Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Natuna, Afriyudi saat dijumpai diruang kerjanya, Senin 04 November 2019.

Sedangkan untuk tahun 2018, berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 160 Tahun 2019, penerima penghargaan predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Natuna yakni SMPN 1 Bunguran Batubi, SDN 005 Sepempang Bunguran Timur, SDN 003 Sedanau Bunguran Barat, SDN 001 Harapan Jaya Bunguran Tengah, SMPN 1 Bunguran Timur Laut, SMPN 1 Bunguran Selatan dan SMPN 1 Pulau Tiga Barat,” ujarnya.

Masih kata dia, pedoman pelaksanaan Program Adiwiyata tertuang dalam peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 5 Tahun 2013. Komponen program Adiwiyata meliputi aspek kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan, aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan, aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.

Peserta Program Adiwiyata diikuti oleh SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/MA, SMK/ MAK. Untuk sekolah swasta harus sudah terakreditasi.

Untuk mengikuti Adiwiyata ini, Apriyudi memaparkan, harus ada kesediaan pihak sekolah, tidak ada paksaan dengan menyurati Dinas Lingkungan Hidup Natuna. Setelah itu akan dilakukan pembinaan oleh tim selama kurang lebih tiga bulan.

“Kita sudah terlambat, Adiwiyata ini harusnya sudah dimulai tahun 2012 kemaren mengingat anggaran Dinas Lingkungan Hidup Natuna kecil, kita coba dari tahun 2017. Perlahan dan pasti akan kita ikutkan sampai tingkat nasional,” katanya.

Dari tujuh sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Natuna yang diusulkan ke provinsi pada tahun ini, hanya enam sekolah yang diikutkan karena SDN 003 Bunguran Barat sedang dalam tahap revitalisasi bangunan sekolah.

“Tanggal 28 November ini hasil penilaian dari provinsi diumumkan bertepatan dengan hari menanam pohon sedunia,” ucapnya.

Dilihat dari sarana dan prasarana sekolah, Apriyudi mengatakan, sekolah di Kabupaten Natuna sudah memadai dan bagus. Untuk tingkat provinsi pihaknya sudah masuk, tapi untuk tingkat nasional Kabupaten Natuna masih lemah. Hal ini dikarenakan ketika diverifikasi lemah dalam hal dokumentasi.

“Tahun ini kita ajukan empat sekolah untuk level nasional. Tahun depan akan kita lakukan bimbingan teknis agar lebih mantap berkompetisi diajang nasional karena kita belum ada penghargaan di tingkat nasional,” imbuhnya. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.