Ingin Jual Sabu, Residivis Kasus Pembunuhan ini Keburu Ditangkap Polisi

by -179 views
Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju
Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Ingin jual sabu di km 11 jalan arah Bandara, GG yang merupakan Residivis kasus pembunuhan ini keburu ditangkap Polisi.

Pasalnya, residivis kasus pembunuhan ini kembali melakukan aksinya namun dengan kasus yang berbeda yakni diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Tanjungpinang.

“Penangkapan GG pada Ju’mat (24/07/2020) sekitar pukul 10.15 Wib di tepi jalan Bandara Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP M.Iqbal melalui Kasat Res Narkoba AKP Ronny Burungudju kepada sejumlah media, Selasa (28/07/2020).

Ronny menjelaskan, berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa GG dicurigai dan diduga memiliki menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I bukan Tanaman jenis sabu.

“Atas informasi tersebut, anggota Sat Res Narkoba melakukan penggerebekan pelaku yang sedang duduk diatas motor di tepi jalan Bandara,” terangnya.

Lanjut Ronny, pelaku tersebut langsung di interogasi dan dilakukan penggeledahan di tempat.

Hasilnya, ditemukan di dalam dashboard sepeda motor 1 buah kotak rokok merk Gudang Garam Surya Surya yang saat dibuka berisi 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik transparan.

“Selain sabu, kita juga menyita 1 unit Handphone merk Xiaomi warna Silver beserta kartu didalamnya, serta 1 unit handphone merk Nokia warna Abu Abu beserta kartu didalamnya,” ungkap Ronny.

Inilah GG yang diduga sebagai pengedar Natkotika jenis Sabu yang ditangkap Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang
Inilah GG yang diduga sebagai pengedar Natkotika jenis Sabu yang ditangkap Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang

Kemudian, kata Ronny, anggota membawa GG ke kediamannya di jalan Hang Tuah Raya untuk pemgembangan kasus.

Dengan disaksikan RT setempat, di rumah GG tepatnya do kamar tidur anggota kembali menemukan satu paket yang diduga sabu di dalam tas sandang warna hitam merek Fashion.

“Di dalam kamar pelaku juga ditemukan seperangkat alat hisap sabu (bong), 1 unit Timbangan digital warna silver, 1 buah gunting warna biru, 2 buah mancis / korek api gas,” sebut Kasat.

Saat dinterogasi, saudara GG mengakui bahwa 2 paket diduga Sabu yang dibungkus dengan plastik transparan dengan berat kotor 2,90 gram adalah miliknya yang rencananya akan dijual namun terlebih dahulu ditangkap.

Pelaku yang pernah dihukum karena kasus pembunuhan (residivis) ini, saat dites urine hasilnya positif menggunakan narkoba ternyata juga diduga berperan sebagai pengedar nakoba jenis sabu.

“Pelaku dan barang bukti yang ditemukan kami bawa ke Polres Tanjungpinang guna kepentingan penyelidkan dan penyidikan lebih lanjut” ucapnya.

Sementara itu, atas perbuatannya pelaku akan di jerat pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 (ayat) 1 UU No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman diatas 4 tahun penjara. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.