Jangan Buang Sampah ke Laut, Walikota: Kebersihan Harus Tetap Dijaga

by -52 views
Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S.Pd
Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S.Pd
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Walikota Tanjungpinang H Syahrul S.Pd menghimbau masyarakat Kota Tanjungpinang untuk selalu menjaga kebersihan laut dan perairan.

Dia meminta jangan buang sampah ke laut.

Terutama warga yang bermukim di wilayah pantai/pesisir, mari kita budayakan pola kehidupan yang sehat dan bersih.

Himbauan tersebut disampaikan Walikota Tanjungpinag pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat XVI Tahun 2019 di lapangan depan Vihara Dharma Sasana Senggarang, Selasa (13/8/2019).

Pada Kesempatan itu juga, Ayah sapaan akarabnya Walikota Tanjungpinang ini menegaskan kepada Camat, Lurah, dan RT/RW agar lebih aktif menggerakkan kegiatan gotong-royong di tengah masyarakat.

“Mari kita upayakan mencari cara dan teori bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan. Masyarakat harus memiliki kesadaran bahwa sampah itu adalah musuh kita,” katanya.

Dan, “Sampah yang dibuang ke laut, bukan hanya merusak ekosistem dan biota laut, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat,” katanya menegaskan.

Ayah menjelaskan, Vihara Senggarang ini sudah menjadi destinasi wisatawan bagi turis asal China. Dalam satu bulan kunjungan wisman di Vihara Senggarang ini mencapai 6.000 orang.

Maka dari itu, lanjut Ayah, Pemko akan terus mempromosikan destinasi wisata ini. Kedepan, melalui Disbudpar dan PU akan berupaya mengembangkan dan menata lokasi ini menjadi lebih baik.

“Partisipasi dari masyarakat sangat kami harapkan agar tempat ini benar-benar menjadi destinasi wisata yang di banggakan oleh kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang Lindawati mengutarakan, gelaran bulan bakti gotong-royong ini bertujuan untuk mengentaskan daerah kumuh yang erat hubungannya dengan kepariwisataan.

Menurut Linda, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di kota Tanjungpinang itu penting.

“Dampaknya kebersihan dan keindahan pada objek wisata dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Dia berharap, pengentasan penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Senggarang diharapkan dapat mewujudkan kemandirian dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui bulan bakti gotong-royong dapat mengentaskan daerah kumuh di kota Tanjungpinang dan dapat meningkatkan etos kerja masyarakat,” jelas Linda.

Kegiatan itu juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba kelurahan terbaik. Untuk juara I Kelurahan terbaik diraih oleh Kelurahan Kampung Baru, Juara II diraih Kelurahan Tanjungpinang Timur, dan Juara III diraih oleh Kelurahan Air Raja.

Diketahui, Walikota Tanjungpinang juga menyerahkan bantuan kepada Ketua Pokdarwis Kelurahan Senggarang berupa 7 buah sepeda dan 5 buah becak motor yang didampingi unsur FKPD, Anggota DPRD, Kepala Dinas, Ketua TP-PKK, Tim Leader Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Provinsi Kepri, Camat, serta Lurah.

Diakhir acara, Walikota, Camat Tanjungpinang Kota, Lurah Senggarang, serta RT dan RW melakukan penandatanganan komitmen Kelurahan Senggarang Bebas Kumuh. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.