Jelang Natal, Kebutuhan Pangan di Tanjungpinang Aman

by -212 views
Sekdako Tanjungpinang, Riono saat mimpin Rapat TPID
Sekdako Tanjungpinang, Riono saat mimpin Rapat TPID

Tanjungpinang, (MK) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kebutuhan pangan seperti beras dan ketersedian pangan lainnya di Tanjungpinang masih aman. Hal itu juga, dibahas pada rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantaor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (30/10).

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang, Drs. Riono, M. Si.

Saat membuka rapat, Riono menyampaikan, peran TPID dalam pengendalian inflasi di daerah sangat penting untuk mengontrol inflasi yang rendah dan stabil.

”Melalui rapat koordinasi ini, kita bisa bersama – sama mengontrol harga serta ketersediaan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat. Dengan begitu kita bisa mengantisipasi sedini mungkin terjadinya inflasi di daerah Tanjungpinang,“ ucap Riono yang juga Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang ini.

Dia mengatakan, kepada seluruh stakeholder terkait agar segera melakukan action setelah rapat ini, seperti melaksanakan program sentuh air sentuh tanah, hal ini tentunya akan mendukung swasembada pangan, terutama pada sayur – sayuran.

”Kita bisa memanfaatkan lahan rumah tangga dan di 18 kelurahan yang ada, jadi setiap kelurahan nantinya akan melakukan penanaman. Misalnya Kelurahan Tanjungpinang Barat menanam tomat, Kelurahan Tanjungpinang Kota menanam cabe, dan kelurahan lainnya begitu juga menanam bayam, kangkung, dan lain – lainnya. Sehingga stok pangan kita itu cukup, tidak perlu takut kekurangan dan terjadi kenaikan harga,“ paparnya.

Riono berharap, tahun 2016 mendatang TPID Tanjungpinang ini bisa menjadi yang terbaik, bukan hanya rutin mengadakan rapat koordinasi saja. Akan tetapi hasil dari rapat ini, perlu ada progress dan inovasi yang hasilnya dapat diwujudkan dengan nyata.

Sementara itu, dari data yang disampaikan Kepala Bulog Tanjungpinang, Edi Hanif, stok bahan pokok terutama beras dalam kondisi aman untuk tiga bulan ke depan di Kota Tanjungpinang.

”Stok di gudang Bulog ada 800 ton, dengan persediaan ini stok beras untuk tiga bulan kedepan aman,“ ucapnya.

Sementara, dari keterangan perwakilan Bank Indonesia, Viktor Arya Bekti Harbowo menyampaikan, progress eksekusi rekomendasi rapat pada September 2015 lalu, diantaranya mengurangi ketergantungan pasokan, khususnya bahan makanan dari daerah luar dengan memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan infrastruktur konektivitas, pemetaan surplus defisit pangan, serta mempersiapkan langkah mitigasi risiko melambungnya harga saat musim angin utara.

Ia memberikan usulan rekomendasi rapat TPID bulan Oktober ini, seperti perlunya meningkatkan koordinasi dalam menghadapi tekanan inflasi selama 3 bulan kedepan.

“Melalui rapat teknis dan kegiatan inspeksi lapangan, kemudian perlu dilakukan antisipasi terkait komoditas kelompok volatile foods terutama beras yang memiliki bobot inflasi besar, percepatan penyaluran raskin, serta melakukan koordinasi dan kerjasama dengan perdagangan besar,” paparnya.

Pada rapat itu juga turut hadir Plt. Asisten Perekonomian Pembangunan, Ir. Robert Pasaribu, MM, Plt. Kepala Bagian Perekonomian, Disperindag dan Ekonomi Kreatif, KPPKE, Kepala BPS, Hamizar, serta stakeholder terkait. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.