Kejari Tanjungpinang Telaah SP3 Tersangka Pendek

by -273 views
by
Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Ricky Setiawan SH. Foto ALPIAN TANJUNG
Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Ricky Setiawan SH. Foto ALPIAN TANJUNG

Tanjungpinang, (MK) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mentelaah berkas surat penghentian penyelidikan perkara (SP3) atas Pendek tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan 10 butir pil ekstasi yang ditemukan kepolisian di dalam laci gudang gas di KM 5 bawah Tanjungpinang belum lama ini.

“SP3 tersangka Pendek sudah kita terima dari kepolisian pada Senin (16/11). SP3 tersangka Pendek ini juga masih kita telaah saat ini,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ricky Setiawan SH kepada Metrokepri.com, Selasa (17/11).

Dia mengutarakan, dalam SP3 tersangka Pendek itu disebutkan barang bukti 10 butir yang diduga pil ekstasi tersebut tidak mengandung golongan narkotika atau psikotropika.

“Hasil labornya ada dilampirkan pihak kepolisian. Pil itu jenis caffein dan Meclofenoxate, ucap Ricky.

Intinya, kata Ricky, SP3 tersangka Pendek dan Akuang masih ditelaah pihaknya hingga saat ini.

Sementara, berkas penyelidikan tersangka Pendek dalam kasus pengoplosan gas subsidi yang dijadikan gas ukuran 12 kilogram hingga saat ini masih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Narkoba Polisi Resort Tanjungpinang menghentikan penyelidikan terhadap Pendek, tersangka dalam kasus kepemilikan barang bukti yang diduga 10 butir pil ekstasi yang ditemukan di gudang gas KM 5 Tanjungpinang belum lama ini.

Dihentikannya penyelidikan kasus ini, lantaran kepolisian menilai barang bukti 10 butir pil ekstasi yang ditemukan didalam salah satu laci di gudang gas tempat usaha tersangka Pendek tersebut tidak tergolong narkotika.

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Abdulrahman menyebutkan, berkas pendek untuk kasus narkotikanya sudah dihentikan penyidikannya atau (SP3) saat ini.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti di labfor cabang Medan, BB kepemilikan tersangka Pendek bukan termasuk dalam golongan narkotika atau psikotropika,” ujar Abdulrahman. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.