Kejati Kepri Ikuti Rakernas Bahas Program Skala Prioritas PEN

by -75 views
Kasipenkum Kejati Kepri, Jendra Firdaus SH
Kasipenkum Kejati Kepri, Jendra Firdaus SH
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2020 membahas program kerja skala prioritas menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berlangsung sejak 14-16 Desember 2020 dan dipusatkan di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kasipenkum Kejati) Kepri, Jendra Firdaus SH meneruskan siaran pers yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspen) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH,MH pada media di Tanjungpinang, Minggu (13/12/2020).

Disampaikan, bahwa Rakernas tersebut akan diikuti seluruh jajaran Kejaksaan di tanah air, terkait kondisi pemerintahan saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga membuat kebijakan stabilitas politik, hukum dan keamanan, serta transformasi pelayanan publik pada tahun 2021 diarahkan untuk mendukung pemulihan pembangunan pascapendemi, khususnya dalam upaya mewujudkan situasi kondusif melalui penegakan hukum dan menciptakan keamanan.

“Kebijakan ini di antaranya dilaksanakan dengan optimalisasi proses penegakan hukum secara konvensional dalam sistem peradilan akibat kebijakan pembatasan jarak fisik (physical distancing),” katanya.

Dikatakannya, program PEN merupakan salah satu upaya untuk memulihkan pembangunan pasca pandemi Covid-19, sehingga PEN dibuat agar nantinya negara siap menghadapi ancaman yang bisa membahayakan stabilitas keuangan.

“Peran Kejaksaan RI dibutuhkan, hadir untuk mengawal program tersebut berjalan sesuai tujuannya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, program PEN dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang pelaksanaan program PEN dalam rangka mendukung kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama wabah korona melanda,” jelasnya.

Kejaksaan RI juga tetap berpedoman pada visi dan misi Presiden Joko Widodo, tentang peningkatan kualitas manusia Indonesia, peningkatan sistem hukum yang bebas dari korupsi, bermartabat, dan terpercaya, perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga, serta pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.

“Raker tersebut mengusung tema tentang komitmen kejaksaan menyukseskan PEN. Nantinya Jaksa Agung ST Burhanuddin akan membacakan laporan, kemudian acara dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo sekaligus memberikan pengarahan secara virtual,” terangnya.

Disebutkan, bahwa Rakernas tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilakukan melalui virtual (Daring) yang akan diikuti oleh Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, para Jaksa Agung Muda (JAM), Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, para pejabat eselon II, serta seluruh kepala kejaksaan tinggi dan kepala kejaksaan negeri.

“Raker ini juga diikuti sekitar 4.386 warga Adhyaksa di seluruh Indonesia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutupnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.