Keluhan Mila, Supervisor: JNE Hanya Perantara Untuk Barang COD

by -1,671 views
Mila saat mendatangi kantor JNE di jalan R.H Fisabillah Km 8 atas Tanjungpinang
Mila saat mendatangi kantor JNE di jalan R.H Fisabillah Km 8 atas Tanjungpinang
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Pelanggan online Mila merasa kecewa terhadap pelayanan jasa pengiriman JNE yang berdomisili di jalan R.H Fisabilillah Km 8 atas, Kamis (29/10/2020).

Menurut Mila, selama ini barang yang ia beli melalui pesanan Cash On Dilevery (COD) tidak pernah tidak sesuai dengan apa yang ia pesan.

“Semalam barang tidak sesuai, saya mau buka dulu barangnya tidak diperbolehkan oleh kurir JNE. Ia minta dibayar dulu, setelah dibayar, ingin dia (Kurir JNE) langsung melaju dengan kendaraannya,” ujarnya kepada awak media ini.

“Di hari yang sama, setelah kita hubungi pihak JNE, mereka minta saya datang ke kantornya. Namun, setiba di JNE, kantor tutup. Ada apa ya?,” tambahnya sembari bertanya.

Hari ini, kata Mila ia kembali mendatangi JNE namun pihak JNE enggan mengembalikan haknya yang ia sudah bayarkan ke kurir JNE.

“Barang tidak sesuai, saya pesan pakai COD, biasanya barang bisa dibuka sebelum membayar untuk memastikan sesuai pesanan atau tidak. Mereka (Pihak JNE) tetap tidak mau mengembalikan uang saya,” terangnya.

Lanjut Mila, karena mereka (JNE) tidak mau mengembalikan uang yang sudah ia keluarkan, barang tersebut diberikan ke salah satu pekerja JNE Tanjungpinang.

“Kesal saya, saya letak aja barang yang tidak sesuai pesanan itu di kantor JNE,” ungkapnya.

Sementara itu, kurir JNE yang mengantarkan barang ke pelanggan online Mila saat dicoba dihubungi beberapa kali oleh Mila dan awak media ini tidak merespon sehingga berita ini diposting.

Revisi:

Terkait keluhan dari pelanggan Mila, Supervisor JNE Roni Firmansyah menjelaskan bahwa JNE hanya sebagai perantara.

“Solusinya, Bu Mila langsung menghubungi operator Lazada untuk melakukan komplain ke pengirim yang menjual produk yakni Online Barokah Store yang berada di Indramayu (Jabar). Setelah itu pihak kami akan membantu prosedur pengembalian barang atau uang yang sudah dibayarkan,” katanya kepada awak media ini, Kamis (29/10/2020) sore.

Tetapi, kata Roni, Mila harus menghubungi pihak Lazada untuk mengklarifikasi terkait barang yang dibelinya di toko online yang bekerjasama dengan pihak Lazada.

“Nanti, kami (pihakJNE) juga akan membantu bahwa ada komplain terhadap barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dipesan,” terangnya.

“Proses itu diperkirakan butuh 7-14 hari setelah pelanggan atau konsumen membuat laporan resmi ke Lazada,” tambah Roni.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Mila, penjual produk setelah dihubungi untuk komplain, malah memblokir handphone Mila sebagai pelanggannya sehingga terjadi miskomunikasi antara kedua pihak. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.