Kesenian dan Budaya Kearifan Lokal Cegah Teroris dan Radikalisme

by -48 views
Ketua FKPT Kepri, Reni Yusneli saat memaparkan beberapa kegiatan FKPT Kepri
Ketua FKPT Kepri, Reni Yusneli saat memaparkan beberapa kegiatan FKPT Kepri
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kesenian dan Budaya kearifan lokal serta kreativitas masyarakat ternyata sangat ampuh dalam upaya pencegahan teroris dan radikalisme.

Hal ini menurut Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Dr Andi Intang Dulung di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (11/10/2019).

Dia juga menjelaskan, pendekatan kearifan lokal mesti terus digalakkan dan dalam memaksimalkan kegiatan kearifan lokal ini melalui Forum Koordinasi Pencegagan Terorisme (FKPT) di setiap provinsi serta perlu melibatkan tokoh masyarakat dan budayawan agar kearifan lokalnya bisa ditingkatkan.

“Untuk meredam tingkat radikalisme dengan memaksimalkan kearifan lokal ternyata disukai generasi muda. Ini yang membuat kearifan lokal sangat efektif dilakukan. Sesuai dengan survei BNPT,” katanya dalam kegiatan Forum Grub Disccusion (FGD) yang bertema “Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme”.

Andi Intang Dulung juga mengapresiasi peran FKPT yang dibentuk BNPT di setiap provinsi yang mampu menjalankan program yang diamanatkan BNPT.

“Tujuan FKPT ini untuk mengantisipasi dan mencegah kemungkinan munculnya terorisme dan radikalisme,” terangnya.

Menurutnya, dari hasil penelitian, masyarakat sedikit banyak telah memahami mengenai paham-paham radikal sehingga dapat mendeteksi paham tersebut di tengah masyarakat dan mengerti cara bertindak.

“Banyak faktor yang mempengaruhi orang menjadi pelaku teror diantaranya paham-paham radikal,” ungkapnya.

Untuk tahun depan, pejabat BNPT ini menyebutkan akan mengupayakan program FKPT melibatkan guru-guru, karena BNPT sudah mendeteksi terdapat beberapa guru sudah terpapar paham yang radikal.

Dikesempatan yang sama, Ketua FKPT Kepri Reni Yusneli menyebutkan, dalam melaksanakan kegiatan selalu melibatkan semua pihak secara bergiliran untuk memaksimalkan pencegahan terorisme dan radikalisme.

“FKPT terus bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan agama melalui program di masing-masing bidang yang ada di FKPT. Diantaranya pelibatan aparatur desa, Babinkamtibmas dan Babinsa, serta tokoh agama, tokoh adat dan media,” sebutnya.

Lanjut Reni, ada juga kegiatan yang menyasar ke pelajar dan perempuan serta ada kegiatan pemuda dan pendidikan yang bermanfaat dalam manangkal radikalisme dan terorisme.

Sementara, Kepala Kesbang Provinsi Kepri Lamidi menyebutkan Pemprov Kepri sangat mendukung program BNPT melalui FKPT di provinsi untuk mewujudkan daerah aman dan nyaman.

Bahkan, sambung Ia, ada banyak organisasi lain yang dibentuk pemerintah untuk bersinergi mencegah kemungkinan terjadinya gejolak yang berpotensi menjadi ancaman tantangan hambatan dan gangguan.

“Terorisme memang diawali kenakalan yang terus berulang-ulang hingga ini yang mesti kita cegah sejak dini. Kesbang bersama Kominda Kepri terus melakukan koordinasi serta mengantisipasi potensi-potensi penyebaran paham paham radikal dan setiap hari membuat laporan ke Gubernur Kepri terkait situasi kondisi Provinsi Kepri,” tutupnya. (*)

Penulis: Novendra/Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.