Ketemu HNSI Kepri, Osco Berikan Pengalaman Tentang Pengelolaan Pulau

by -18 views
Osco Salam Komando dengan Ketua HNSI Kepri dan jajaran pengurus. f ist
Osco Salam Komando dengan Ketua HNSI Kepri dan jajaran pengurus. f ist
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) –¬†Ketua Umum Perhimpunan Alumni Jerman, Olfriady Letunggamu bertemu dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri.

Pertemuan itu langsung dipimpin oleh Ketua Umum HNSI Kepri, Awang Herman dan Perwira serta seluruh pengurus.

Osco sapaan akrabnya memberikan pengalaman mengenai pengembangan atau pengelolaan pulau. Satu persatu secara detail Osco mencabari bagaimana caranya mengelola suatu pulau seperti arsitektural pantai yang harus digambar dengan baik sesuai filosopi kehidupan masyarakat lokal sampai hilirisasi produk lokal dan nelayan didaerah pesisir.

“Kita bangun pesisir tanpa menghilangkan keasliannya dan juga tidak melupakan keasliannya. Arsitektur pantai harus digambar dengan baik sesuai filosofi kehidupan masyarakat lokal,” kata Osco, saat silaturahmi didepan seluruh pengurus HNSI Provinsi Kepri kemarin.

Ia berkeinginan agar masyarakat pesisir bisa menjadikan tempat tinggalnya untuk mengembangkan daerahnya. Kata dia, ia akan menciptakan lapangan pekerjaan didaerah pesisir.

“Kalau saya diamanahkan menjadi pemimpin di Batam, saya akan merelokasikan daerah pesisir dan buka lapangan pekerjaan. Kita buat industri pariwisata didaerah pesisir, karena lewat bisnis pariwisata memberikan multiefek domino sehingga meningkatkan PAD Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HNSI Kepri, Awang Herman menyambut ramah dan hangat ide Osco, bahkan Suherman Ketua IKRAL dan pemilik Pulau Ranoh Island mengajak Osco untuk berkunjung ke pulau mereka.

Osco juga menawarkan konsep pemanfaatan hutan Mangrove untuk menjadi objek parawisata Mangrove, tanpa menghilangkan keasliannya. Karena menurutnya mangrove itu sexy sekali dan jarang ada di Indonesia bahkan dunia.

Tak menunggu lama, gagasan tersebut dilirik oleh Muslimin yang mempunyai hutan mangrove yang cukup besar.

Terakhir, Dumat pengusaha arang kayu bakau mendukung sekali dan ingin sekali dipromosikan sehingga produk arang kayu bakau dapat dikenal sehingga industri arang kayu bakau dapat membuka lapangan pekerjaan yang besar.

Mengakhiri silaturahminya, Osco mengatakan bahwa pertemuan tersebut sifatnya perkenalan, ia berharap akan ada pertemuan lanjutan guna merealisasikan mimpi mereka membangun pariwisata pesisir. (*)

Penulis : Tengku Bayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.