KPID Kepri Serukan Peduli dan Solidaritas Sosial Lawan Pandemi

by -36 views
Ketua KPID Provinsi Kepri, Hengky Mohari
Ketua KPID Provinsi Kepri, Hengky Mohari
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Dalam rangka Hari Penyiaran Nasional ke-87 yang ‘Jatuh’ pada hari ini, 01 April 2020, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau (Kepri) menyerukan kepedulian dan solidaritas sosial melalui siaran lawan Pandemi.

Ketua KPID Kepri Henky Mohari berharap lembaga penyiaran, baik televisi dan radio, ikut memberikan kontribusi yang maksimal dalam menjaga bangsa ini, khususnya Provinsi Kepri menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Henky, sebagai medium informasi yang paling mudah dijangkau
publik, kehadiran televisi dan radio di masa tanggap darurat Covid-19 ini juga diharapkan memberi informasi valid sehingga mampu meningkatkan kepedulian publik dalam mencegah dan menanggulanginya.

“Kepedulian dan solidaritas sosial sangat dibutuhkan publik untuk bersama-sama menghadapi Covid-19,” katanya kepada awak media ini, Rabu (01/04/2020) di Tanjungpinang.

Henky menjelaskan, Lembaga Penyiaran, yang selalu menjadi tumpuan masyarakat atas pemenuhan informasi dan hiburan yang sehat, dapat menggugah masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi Covid-19.

Lanjut Henky, setidaknya ada tiga peran penting lembaga penyiaran dalam upaya menanggulangi pandemi ini. Pertama, sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Physical Distancing melalui Iklan Layanan Masyarakat (ILM).

Kedua, memberikan informasi aktual dan terpercaya tentang perkembangan Covid-19 di Indonesia dan kebijakan strategis yang diambil pemerintah pusat maupun daerah.

Ketiga, menghadirkan program siaran berkualitas guna mendukung publik untuk beraktivitas di rumah saja, termasuk dengan menampilkan program bermuatan pendidikan untuk dikonsumsi anak-anak yang saat ini sedang belajar di rumah.

“Sudah selayaknya lembaga penyiaran hadir untuk merekatkan solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian lewat konten siaran. Ini adalah sebuah kerjasama menyelamatkan bangsa dari pandemi Covid-19,” paparnya.

Sebagai pengingat, Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang diperingati setiap tanggal 1 April, mengingatkan kembali tentang kontribusi dunia penyiaran dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Kiprah dunia penyiaran sudah dirasakan sejak masa sebelum kemerdekaan dengan hadirnya Solosche Radio Vereeniging (SRV) sebagai radio ketimuran pertama milik Bumiputera.

Selanjutnya dunia penyiaran pun selalu hadir sebagai penghubung dan pemersatu antar sesama anak bangsa di setiap fase penting negeri ini, baik itu masa kemerdekaan dan reformasi, termasuk disaat yang sulit sekalipun. (*)

Penulis: Novendra/KPID Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.