Laka di Linbar, Kapolres Bintan Turun Langsung Olah TKP

by -894 views
Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono didampingi Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi saat olah TKP Laka di Linbar
Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono didampingi Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi saat olah TKP Laka di Linbar
Iklan Banner

Bintan, (MetroKepri) – Kejadian kecelakaan lalu linta (Laka lantas) di jalan Lintas Barat (Linbar) Km 16 Kecamatan Toapaya yang mengakibatkan pengendara Honda Vario meninggal dunia menjadi atensi Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono.

Hal tersebut terbukti saat Kapolres hadir mengikuti olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan informasi laka lantas sekitar pukul 17.30 wib, Selasa (28/07/2020).

“Saya turun karena ingin mengetahui kronologis sebenarnya kejadian laka lantas yang tidak kita inginkan ini,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelum terjadinya kecelakaan, pengemudi Lori BP 9742 TQ yang dikemudikan oleh Suyatno bergerak dari arah Tanjung Uban menuju ke Km.16 jalan Linbar.

Pada saat di TKP lori tersebut hendak berbelok ke gudangnya yang berada di jalan Linbar. Namun, pada saat berbelok ada sepeda motor Honda Vario datang dari arah berlawanan, lalu pengendara lori tersebut berbelok ke gudangnya dengan tiba – tiba tanpa sadar ada yang sedang melintas di jalan arah berlawanan tersebut.

“Kemudian sepeda motor langsung menyambar ban lori sebelah kiri bagian belakang sedangkan pengemudi terlempar kurang lebih sekitar 4 meter,” terang Kapolres.

Lanjut Kapolres, setelah tertabrak ban lori, sepeda motor masih terseret dan mengenai mobil Suzuki Ertiga yang berada di belakang lori tersebut.

“Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia sedangkan pengemudi lori selamat dan dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Adapun identitas pengemudi serta jenis kendaraan yang mengalami kecelakaan yakni, 1 unit mobil jenis Lori dengan Nopol BP 9742 TQ, dengan pengemudi Suyatno (55 tahun), memiliki SIM B1/expired serta membawa STNK dan 1 unit sepeda motor merk Honda Vario BP 3235 GT yang dikendarai oleh Antoni (50 tahun), duketahui tidak memiliki SIM C, membawa STNK serta tidak menggunakan helm.

Sebelumnya, sekitar pukul 17.00 Wib Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi didampingi oleh regu piket Polsek Gunung Kijang untuk mengamankan TKP.

Sementara itu, akibat kejadian laka tersebut ditaksir menimbulkan kerugian material sebesar Rp6 juta. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.