Lampaui Target SP Online, Pemko Tanjungpinang Terima Penghargaan dari BPS RI

by -17 views
Sekdako Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari Saat Menerima Penghargaan
Sekdako Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari Saat Menerima Penghargaan
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari menerima piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia atas keberhasilan pencapaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online pada Februari – Mei 2020.

Penghargaan disampaikan oleh Kepala BPS yang diwakili Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Tanjungpinang, Adi Cahyadi di ruang Sekretaris Daerah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (31/8/2020).

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari mengucapkan rasa syukur Pemko Tanjungpinang sudah melaksanakan sensus penduduk online dan telah berhasil mendata dengan capaian 26% dari target BPS.

“Alhamdulillah, Kota Tanjungpinang berhasil mencapai persentasi tertinggi diantara kabupaten kota lainnya di Kepri. Keberhasilan ini tidak lepas dari tingkat kepedulian masyarakat,” papar Teguh.

Teguh pun mengapresiasi respon masyarakat Tanjungpinang yang luar biasa terhadap pelaksanaan sensus penduduk online. Hal ini, terbukti Tanjungpinang berhasil melampaui target.

“Kita patut syukuri, Tanjungpinang berhasil mencapai presentasi 26% dari target BPS sebesar 15%. Selisih ini sangat signifikan,” ujar Teguh.

Dalam pelaksanaan sensus penduduk pada September 2020, Teguh mengatakan pihaknya akan mendukung pelaksanaan di lapangan.

“Kita akan segera sosialisasikan ke masyarakat dengan memberikan surat edaran dan pemberitahuan,” tambah Teguh.

Menurut, Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Tanjungpinang yang juga Penanggungjawab Teknis Sensus Penduduk 2020, Adi Cahyadi, penduduk Tanjungpinang berpartisipasi aktif mencapai 26% pada sensus online yang berlangsung dari Februari – Mei.

“Artinya sekitar 57.411 penduduk Tanjungpinang berpartisipasi aktif pada sensus penduduk online 2020,” tutur Adi.

Sebagai kelanjutan sensus penduduk ini, kata Adi, mulai September 2020, BPS akan melaksanakan sesus penduduk lapangan, tentu pihaknya membutuhkan suport dari Pemko agar petugas sensus di lapangan bisa diterima dan dibantu.

“Mulai besok, ada 143 petugas sensus ditambah 10 orang koordinator sensus kecamatan. 153 Petugas sensus ini yang akan turun lapangan dari rumah ke rumah, namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ucapnya.

Selain itu, petugas sensus yang turun ke lapangan menggunakan atribut lengkap dengan membawa surat tugas maupun rapid tes. Jadi, warga bisa memastikan langsung kelengkapan petugas yang datang ke rumah.

“Kita targetkan pendataan selesai 15 hari. Mudah-mudahan berjalan lancar,” ucapnya. (Red/Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.