Lis Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Terkait Kawasan RTH

by -275 views
Lis saat menghadiri arisan keluarga Kampung Sumberejo.
Lis saat menghadiri arisan keluarga Kampung Sumberejo.

Tanjungpinang, (MK) – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi atas isu – isu negative baik dibidang pembangunan landmark Kota Tanjungpinang ataupun masalah kawasan ruang terbuka hijau (RTH) yang sempat menjadi keresahan masyarakat Kampung Sumberejo.

“Masyarakat, agar dapat memahami tentang RTH, lahan tersebut masih dapat dipergunakan sesuai fungsi ruang terbuka hijau,” ucap Lis dalam acara forum komunikasi arisan sumberejo Kampung Sumberejo, Kamis (7/4) malam.

Acara yang dikemas dengan nuansa kekeluargaan itu, dihadiri oleh Kepala Dinas Tata Kota, Camat Tanjungpinang Timur dan Lurah Pinang Kencana, Ketua RT 1 hingga 4, Ketua RW 4 Kampung Sumberejo, serta seluruh warga yang berada di wilayah Kampung Sumberejo.

“Memulai suatu perubahan, banyak tantangan yang saya hadapi. Namun dengan sinergitas diantara seluruh stakeholder dan elemen masyarakat, saya yakin kita bisa membangun Kota Tanjungpinang yang lebih sejahtera,” katanya.

Kepada masyarakat, Lis menyampaikan, RTH merupakan amanat UU 26 tahun 2007 yang mewajibkan adanya ruang terbuka hijau yang mana RTH yang ada di Kota Tanjungpinang masih 11,4 persen, namun penggunaan dan fungsi RTH tersebut masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk aktifitas pertanian dan perkebunan.

Terkait permasalahan lahan – lahan masyarakat, Lis juga menyampaikan, nanti akan diadakan pertemuan dengan Badan Pertanahan, sehingga masyarakat lebih memahami dan harapan masyarakat tentang permasalahan pembuatan surat tanah tersebut dapat diselesaikan.

“Nanti melalui Lurah Pinang Kencana dan Camat Tanjungpinang Timur agar dapat melakukan pemetaan dan menginventarisir permasalah tersebut dan kita upayakan menyelesaikannya. Mari kita bangun komunikasi, karena dapat kita lakukan dalam bentuk silaturahim seperti ini. Dimana, akan terbangun komunikasi yang baik diantara kita,” papar Lis.

Sehingga, kata Lis, segala permasalahan yang sulit dapat diselesaikan dengan mudah.

“Tahun ini, kita akan bangun landmark Kota Tanjungpinang, seperti pembangunan Masjid Apung Tepi Laut sebagai pusat pendidikan Islam (Islamic Center) nantinya akan berfungsi untuk sentral pendidikan Islam bagi generasi muda untuk belajar agama Islam. Anak – anak yang ingin belajar bahasa Arab, Tafsir Al – Qur’an akan kita fasilitasi dengan mendatangkan guru – guru agama sesuai dibidangnya. Kita akan membuat Jum’at Bazar Muslim,” ucapnya.

Semua itu, kata Lis, dilakukan untuk mencerminkan Melayu adalah Islam, Islam adalah Melayu, dan Kota Tanjungpinang memiliki indentitas serta daya tarik tersendiri bagi daerah lain.

“Selain itu, kita akan bangun pusat kuliner, café muslim, tower setinggi 70 meter untuk melihat setiap sudut kota, sport center, serta taman – taman kota,” ujarnya.

Pada intinya, kata dia, Pemko Tanjungpinang menata dan membenahi kota, sehingga pembangunan yang terjadi akan memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Pada dasarnya, apa yang ingin kita lakukan untuk berubahnya Kota Tanjungpinang lebih baik, bukan sekadar wacana, tapi menjadi PR yang harus segera diwujudkan melalui program nyata,” paparnya.

Meski Lis mengaku, masih banyak kekurangan, namun dengan komitmen dan kegigihannya sebagai Wali Kota Tanjungpinang, Lis akan berusaha, bekerja dan terus bekerja untuk mewujudkan perubahan Kota Tanjungpinang yang gemilang dan sejahtera.

Suasana kekeluargaan tampak terlihat, ketika Lis menikmati jamuan makan malam yang telah disediakan oleh warga, masyarakat yang hadirpun memanfaatkan moment tersebut untuk berdialog dengan Wali Kota Tanjungpinang. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.