Lis: Jadikan Alqur’an Sebagai Pedoman Hidup

by -198 views

Tanjungpinang, (MK) – Dalam peringatan Nuzul Quran 1436 Hijriah, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan, agar masyarakat dan jamaah menjadikan Nuzul Quran sebagai bagian dari intropeksi diri sejauhmana telah mengamalkan Al – Quran sebagai pedoman hidup sehari – hari.

“Berbagai kandungan didalam Al – Qur’an sangat perlu dipahami oleh ummat Islam, sehingga dapat dijadikan pedoman hidup yang pada akhirnya dapat membawa kebaikan dan mudah – mudah kita diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Lis di Masjid Miftaful Falah, Jumat (3/7).

Dikatakannya, Alqur’an sebagai petunjuk didalam kehidupan. “Oleh karena itu, mari kita jadikan introfeksi diri dan ajarannya sebagai pedoman hidup untuk didunia dan akhirat,” ujarnya.

Alquran diajarkan dalam hidup, sambung Lis, salah satunya juga sebagai tempat saling hargai menghargai sesama manusia. “Kita berharap akan melahirkan insipirasi yang baru dalam membangun Kota Tanjungpinang,” katanya.

Sementara ketua pelaksana kegiatan Nuzul Qur’an, asisten III Kota Tanjungpinang, Ahadi mengatakan, tujuan peringatan Nuzul Qur’an ini sebagai ajang silaturahim dan juga memberikan kecerdasan seluruh umat Islam yang madani.

“Dengan peringatan Nuzul Qur’an yang dilaksanakan setiap tahun ini, diharapkan bukan hanya sebagai serimonial belaka,” katanya.

Kemudian dilanjutkan ceramah oleh Ustad Samsul Nizar. Dalam ceramahnya, Samsul mengatakan, makna Nuzul Qur’an adalah dalam artinya turun dan bersemahyang.

“Al-Qur’an ini jangan hanya kita jadikan sebagai pajangan di rumah, baca dan pahami isi kandungannya. Sehingga kita bisa menjalani hidup dan kehidupan ini dengan selalu berpegang teguh pada Al – Qur’an,” ucapnya.

Dikatakannya, Al Qur’an merupakan petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang haq dan bathil. Al Qur’an merupakan petunjuk dan tidak ada keraguan didalamnya bagi orang – orang bertaqwa.

Bila dilihat pada perigatan Nuzul Quran kali ini, khususnya untuk di Kota Tanjungpinang masih banyak tidak mengerti arti perigatan Nuzul Qur’an, karena Nuzul Qur’an yaitu turunnya Alqur’an. Masih banyak yang melanggar aturan pada bulan Ramadan ini, seperti masih banyak ditemukan manusia yang berpakaian tidak sesuai aturan pada bulan Ramadan.

“Kalau bisa, pak Walikota Tanjungpinang membuat Perda pada bulan Puasa,” katanya.

Untuk itu, katanya, dengan perigatan Nuzul Quran, jadikan pedoman hidup dalam kehidupan sehari – hari.

Selain itu, Walikota Tanjungpinang yang didampingi oleh Ketua PKK, Ketua GOW, para Anggota DPRD Tanjungpinang dan kepala SKPD memberikan santuan kepada ratusan anak yatim dan panti asuhan. (AFRIZAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.