Mantan Bupati Anambas Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi

by -211 views
Kasipenkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar. Foto SYAIFUL AMRI
Kasipenkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar. Foto SYAIFUL AMRI
Iklan Banner
Kasipenkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar. Foto SYAIFUL AMRI
Kasipenkum Kejati Kepri, Wiwin Iskandar. Foto SYAIFUL AMRI

Tanjungpinang, (MK) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau menetapkan 3 mantan pejabat Kabupaten Anambas menjadi tersangka dalam kasus korupsi pemberian apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Anambas tahun 2011.

Dari tiga tersangka, salah satunya merupakan mantan Bupati Anambas TM.

“Kita sudah menahan 3 mantan pejabat Kabupaten Anambas diantaranya yakni TM mantan Bupati Anambas, IP mantan Kabag Keuangan Kabupaten Anambas, dan KR mantan Kacab Bank Syariah Mandiri Tanjungpinang,” papar Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka melalui Kasipenkum, Wiwin Iskandar, Selasa (31/1).

Dia mengutarakan, penetapan ketiga tersangka tersebut penyidik Kejati Kepri sudah mendapatkan dua alat bukti yang kuat.

“Barang buktinya ada satu unit Toyota Fortuner, satu unit Toyota Avanza, dan 25 unit motor merk Mega Pro Tahun 2011 serta beberapa hal yang akan kita ajukan dipersidangan,” ujarnya.

Dia mengemukakan, dalam dugaan tersebut ketiga tersangka yang seharusnya menjadikan hadiah apresiasi sebagai asset daerah disalah gunakan untuk aset pribadi.

“Seharusnya itu dijadikan aset daerah. Ini malah dijual untuk diri mereka, ini termasuk pelanggaran. Ini sebenarmya bonus dari Bank Syariah Mandiri, karena Pemda Anambas bekerjasama dengan bank tersebut,” katanya.

Masih kata Wiwin, dalam dugaan korupsi ini kerugian negara mencapai Rp1,1 miliar dan sudah ditetapkan pasal UU Tipikor terhadap para tersangka.

“Jumlah kerugian negara sekitar Rp1,1 miliar. Pasal yang kita sangkakan yakni Pasal 2, 3, 11, 5 dan 13 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman maksimal penjara selama 25 tahun atau lebih,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.