Melalui DAK, Dispora Tanjungpinang Harap Pembangunan GOR Tipe B Terealisasi di 2022

by -68 views
3D GOR BUKIT MANUK 2
3D GOR BUKIT MANUK 2
Iklan Banner

Advetorial, (MetroKepri) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang berharap pengerjaan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Tipe B di Bukit Manuk dapat terealisasi pada tahun 2022 mendatang.

Harapan itu, karena di tahun 2020 ini pengerjaan pembangunan GOR tersebut tidak dapat dilaksanakan. Bahkan beberapa kegiatan lainnya di Dispora Tanjungpinang juga ditunda pelaksanaannya.

“Sekitar bulan Juni, kita menerima surat pemberitahuan dan informasi ada surat dari Menteri Keuangan agar dihentikan prosesnya. Apapun itu, namanya DAK fisik itu dihentikan prosesnya, baik yang sudah lelang maupun yang akan sedang lelang. Kita itu kemarin sudah siap perencanaan, siap DED, sudah mau naik lelang sebenarnya, nah dihentikan,” papar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Agustiawarman saat ditemui media ini, Kamis (17/09/2020).

Kadispora Kota Tanjungpinang, Agustiawarman Saat Diwawancara MetroKepri
Kadispora Kota Tanjungpinang, Agustiawarman Saat Diwawancara MetroKepri

Penghentian tersebut, kata Agustiawarman sampai dengan sekarang ini. Baik itu melalui Kemenpora maupun dari Kementerian Keuangan, itu belum ada informasi secara tegas yang diterima oleh pihaknya.

“Belum ada informasi secara tegas, baik itu berupa surat maupun WA group dan masih dipertanyakan oleh rekan rekan dari kabupaten kota yang lain. Belum ada jawaban yang pasti,” ujarnya.

Dia mengutarakan, tetapi yang pasti adalah untuk tahun 2021 ini memang belum keluar menu tentang dana DAK untuk pembangunan GOR tersebut.

3D GOR BUKIT MANUK 1
3D GOR BUKIT MANUK 1

“Jadi kita dapat menyimpulkan, kemungkinan besar sampai dengan hari ini, untuk tahun 2021 itu kecil harapan, karena prosesnya sampai sekarang belum ada tindaklanjut dari penghentian itu. Jadi kemungkinan besar untuk 2021 kayaknya belum muncul,” katanya.

Pihaknya tetap berharap, karena Dispora Tanjungpinang sudah menyelasaikan tahapan yang pertama, rancang bangun desaignnya sudah, lalu perhitungan strukturnya semuanya sudah.

“Kita berharap dapat segera, ya mudah mudahan kalau tidak tahun 2021 ya tahun 2022 segera direalisasikan. Karena, GOR ini merupakan salah satu icon hal yang selalu dinanti nantikan oleh masyarakat penggiat olahraga di Tanjungpinang termasuk pemerintah daerah, menjadi kebanggaan tersendiri kita dapat bangun GOR itu walaupun ini bersumber dari DAK yang didukung dari APBD,” ucapnya.

3D GOR BUKIT MANUK 3
3D GOR BUKIT MANUK 3

Agustiawarman juga mengemukakan, anggaran untuk pembangunan GOR itu sendiri, sesuai dana DAK yang diluncurkan pada tahun 2020 ini, senilai Rp18,1 Miliar.

“Rp15 miliar untuk pembangunan fisik, kemudian Rp3,1 miliar itu untuk sarana prasana penunjang. Karena, kalau GOR ini dibangun nanti, mampu setidak tidaknya menampung enam cabang olahraga,” ujarnya.

Masih kata dia, dari keenam cabang olahraga ini harus dilengkapi sarana prasananya. Misalnya, kalau lapangan itu nanti dilengkapi misalnya matras, karpet dan lain sebagainya.

“Jadi alat alat pendukung itu juga kita siapkan melalui dana DAK. Sementara, dana pendukung dari APBD, ini perencanaan dan pengawasan. Sebenarnya juga sudah siap, di tahun 2020 ini sudah menganggarkan dana perencanaan dan pengawasan, itu bersumber dari ABPD kurang lebih Rp1,1 miliar,” ucapnya.

Sekarang ini, kata dia, yang sudah jalan perencaan. Tapi karena, proses lebih lanjut lelangnya tidak dapat dilanjutkan, arti fisiknya tertunda.

“Untuk koordinasi secara langsung past to past ke Kemenpora memang belum. Karena kondisi kita ini belum bisa secara langsung untuk berkordinasi. Tetapi koordinasi yang kita lakukan sekarang ini melalui WA group. Kemudian informasi informasi yang kita terima misalnya dari BAPEDA. Biasanyakan, kalau dana DAK ini turunnya melalui proses dari keuangan, jadi ini memang belum kita terima,” katanya.

Sedangkan untuk lahan pembangunan GOR tersebut sudah siap. Artinya, kemarin itu kalau tidak ada kendala Covid-19 ini dan tidak dihentikan, InsyaAllah mungkin ini kan sudah bulan September, mungkin fisiknya sudah mulai.

“Kalau sesuai dengan tahapan kita. Karena akhir Juni itu kita sudah lelang, pelelangan itu makan waktu lebih kurang satu bulan. Agustus sudah ada pemenangnya, dan Agustus, September, Oktober sampai Desember sudah. Intinya lahan sudah oke,” ucapnya.

Kadispora Kota Tanjungpinang, Agustiawarman Foto Bersama di Dispora Centre. Foto ALPIAN TANJUNG
Kadispora Kota Tanjungpinang, Agustiawarman Foto Bersama di Dispora Centre. Foto ALPIAN TANJUNG

Dia mengutarakan, untuk lokasi lahannya ada di Bukit Manuk dan lahan yang sudah disiapkan, kurang lebih sekarang ini peruntukan untuk pembangunan fisik itu sudah ada, sudah ready. Sudah pematangan lahan, tetapi untuk pendukung lainnya memang masih perlu pematangan, pematangan ini nanti secara bertahap dan berangsur akan didukung melalui APBD.

“Karena ini sudah menjadi semacam komitmen kepala daerah. Dana DAK yang kita terima itu hanya digunakan semata mata untuk fisik. Sedangkan pendukung yang lainnya didukung oleh APBD,” imbuhnya.

Lahan yang tersedia sekarang ini, kata Agustiawarman lebih kurang 1,8 hektare itu yang sudah bersih. Kawasan itu milik Pemko semua, kurang lebih ada 12,8 hektare.

“Kawasan ini rencananya kemarin saat dengan pimpinan terdahulu, Almarhum Pak Syahrul sudah kami laporkan melalui audensi pertama, bahwa keinginan kita lahan yang seluas itu dan setelah kita melihat tata ruangnya RTRW-nya, ada kesesuaian untuk itu. Kita ingin supaya itu diplot untuk kawasan spot center. Jadi selain ada GOR, nanti akan ada untuk bangunan bangunan sarana pendukung lainnya untuk olahraga,” katanya.

Masih kata dia, bisa jadi nantinya dibangun untuk kolam renang dan lain lainnya. Karena di GOR tadi itu hanya menampung enam cabor.

“Kita juga berharap dengan pemerintah, kita sekarang cukup memahami kondisi pemerintah saat ini, kalau pun memang di tahun 2021 nanti pemerintah lebih intens dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi, tapi kita berharap pemerintah mudah mudahan masih mempunyai saving dana, mudah mudahan untuk perkembangan olahraga itu agar disisihkan,” harapnya.

Karena, kata dia, sekarang ini sebenarnya melalui instruksi Presiden supaya menggiatkan cabang olahraga khususnya sepakbola menjadi perhatian pemerintah, salah satunya yaitu tadi ketersedian GOR dan lain sebagainya.

“Untuk enam cabor itu yakni bulu tangkis, futsal, tenis lapangan, volly, takraw, dan basket. Selain itu juga, masih bisa digunakan untuk pencak silat. Tetapi yang enam cabor ini yang kita ploting pertama,” ucapnya. (*)

Penulis : ALPIAN TANJUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.