Paguyuban TWI Sosialisasikan Penguatan Pendidikan Karakter ke Pelajar SMAN 1 Tanjungpinang

by -28 views
Ketua Paguyuban Seni Bela Diri TWI Tanjungpinang, Mujaidin Saat Mensosialisasikan PPK Dihadapan Pelajar
Ketua Paguyuban Seni Bela Diri TWI Tanjungpinang, Mujaidin Saat Mensosialisasikan PPK Dihadapan Pelajar
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Pengurus Cabang Paguyuban Seni Bela Diri Pernapasan Tapak Wali Indonesia (TWI) Tanjungpinang menyambangi SMA Negeri I Tanjungpinang, Jum’at (01/02/2019).

Kunjungan pengurus TWI ke SMA Negeri I ini dalam rangka silaturahmi sekaligus mensosialisasikan tentang Penguatan Pedidikan Karakter (PPK) yang dianjurkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada siswa dan siswi di sekolah tersebut.

Ketua Cabang Paguyuban Seni Bela Diri Pernapasan Tapak Wali Indonesia (TWI) Tanjungpinang, Mujaidin dihadapan ratusan siswa dan siswi SMAN I memaparkan tentang makna dari kata Paguyuban Seni Bela Diri Pernapasan Tapak Wali Indonesia.

“Paguyuban itu adalah kumpulan dari orang-orang yang ingin sehat, dan tidak beraplisiasi kepada kelompok, aliran tertentu,” ujar Mujaidin.

Muja sapaan akrap Mujaidin menuturkan, paguyuban ini juga tidak mengolah agama tertentu.

Sementara seni, kata Muja, merupakan keindahan yang akan dibentuk pada diri yang belajar di pengolahan napas.

“Bela diri sendiri bukanlah untuk mencari lawan, dipertandingkan. Namun bela diri disini untuk membentengi diri dari pengaruh buruk. Sedangkan pernapasan adalah yang diolah sehingga napas yang masuk adalah kebaikan dan yang dikeluarkan adalah keburukan,” ucapnya.

Sedangkan kata dia, tapak itu jejak kebaikan, Wali itu adalah wakil Tuhan.

“Kita semua adalah wali atau wakil Tuhan dimuka bumi ini untuk kebaikan. Sementara Indonesia adalah negara yang damai tempat kedudukan TWI,” paparnya.

Mujaidin menambahkan sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) itu ada didalam Tapak Wali Indonesia yang mengolah rasa, hati, jiwa dan olahraga.

“Untuk menuju generasi Indonesia emas pada tahun 2045,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sejak dini generasi penerus bangsa ini harus dibentengi dari hal-hal buruk, seperti narkoba dan kenakalan remaja lainnya.

Selain itu, Muja juga menjelaskan mengenai seragam Tapak Wali Indonesia ini bukanlah semacam pakaian silat atau bela diri lainnya.

“Ini hanya pakaian olahraga khas di TWI,” katanya.

Pengurus Paguyuban Seni Bela Diri Tapak Wali Indonesia Foto Bersama Dengan Kepsek SMAN I Tanjungpinang
Pengurus Paguyuban Seni Bela Diri Tapak Wali Indonesia Foto Bersama Dengan Kepsek SMAN I Tanjungpinang

Usai menyampaikan sosialisasi pengurus TWI juga melanjutkan silaturahmi dengan Kepala Sekolah SMAN I Tanjungpinang Dr Imam Syafii SPd. MSi.

Imam Syafii menyambut baik sosialisasi yang dilaksanakan oleh TWI di sekolahnya. Menurutnya di SMAN I Tanjungpinang sudah banyak kegiatan ekstrakulikuler sekolah yang cukup padat.

“Mudah – mudahan, TWI juga bisa menjadi bagian dari siswa kami. Nanti kita koordinasikan juga dengan orang tua walinya,” ucapnya. (Red/Rilis)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.