Pembunuh Janda Anak Empat di Tanjungpinang Dilumpuhkan Polisi

by -122 views
Pelaku Yang Diduga Membunuh Korban Reni Saat Di Mapolres Tanjungpinang
Pelaku Yang Diduga Membunuh Korban Reni Saat Di Mapolres Tanjungpinang
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – HSL alias Hendra (22) pelaku yang diduga membunuh seorang janda anak empat, Reni (30) disebuah rumah bertingkat nomor 01, RT 1/ RW 1 Jalan WR Supratman Kelurahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang, pada Selasa (12/01/2021) kemarin terpaksa dipapah Polisi saat tiba di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (15/01/2021) sore.

Pasalnya, pelaku yang diketahui seorang pekerja bengkel motor yang tidak jauh dari TKP pembunuhan tersebut terpaksa ditembak dan dilumpuhkan Tim Gabungan Polda Kepri setelah berusaha melarikan diri saat ditangkap di kawasan Pasar Induk (Pasar Pagi, Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (14/01/2021) sekitar pukul 21.00 WIB kemarin.

“Pelaku terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur, karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan,” papar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra saat ditemui sejumlah awak media di Mapolres Tanjungpinang.

Rio mengungkapkan, kronologis pembunuhan itu berawal setelah pelaku sering melihat dan mengenal korban sebelumnya.

“Rumah tempat tinggal korban dengan bengkel pelaku bekerja cukup berdekatan dan berjarak sekitar 20 meter,” ujar AKP Rio.

Rio menyebutkan, sebelum kejadian tersebut pelaku sudah berusaha mengintai korban sejak Desember 2020 lalu untuk melakukan pencurian dengan alasan butuh uang.

Berselang kemudian, sekitar pukul 02.00 dini hari, pelaku berusaha masuk kedalam rumah korban dengan mencongkel pintu bagian bawah menggunakan obeng, lalu naik ke lantai dua kamar korban untuk menjalankan aksinya.

“Kebetulan pintu kamar korban saat itu tidak terkunci. Disamping itu, pelaku juga mengetahui kebiasaan korban,” ujar Rio.

Setelah mengambil barang milik korban, berupa laptop kata Rio, kemudian pelaku berusaha membuka selimut korban untuk mengambil handpone merek Oppo disamping korban yang sedang tertidur, sehingga membuat korban terbangun.

“Sehingga, pelaku langsung mencekik leher korban. Namun korban berupaya melawan dengan mengambil sebuah pisau yang ada didekat tempat kosmetik samping tempat tidurnya,” ucapnya.

Selanjutnya, terjadi perebutan pisau tersebut dan pelaku dapat merampas kemudian melemparkan pisau tersebut.

“Makanya ada darah di lantai, itu darah dari luka tangan korban dan pelaku. Karena saling tarik menarik pisau,” katanya.

Setelah itu, pelaku terus pencekik leher sembari membekap mulut korban hingga mengeluarkan darah dimulutnya dan tidak sadarkan diri. Kemudian pelaku mencoba memeriksa denyut nadi korban dan menyakini bahwa korban sudah tidak bernyawa, lalu menutupinya dengan selimut.

“Setelah menjalankan aksinya, pelaku meninggalkan kos korban dan berusaha menghubungi temannya untuk membantu melarikan diri ke Batam melalui pelabuhan Tanjungpinang,” ungkap Rio.

Berselang kemudian, Tim Gabungan Polda Kepri terdiri dari Dit Reskrimum Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

“Selajutnya dilakukan pengejaran serta pencarian yang akhirnya pada 14 Januari 2021 sekitar pukul 21.00 WIB tim berhasil melakukan penangkapan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Reni (30) janda beranak empat itu ditemukan tewas didalam kamar lantai dua sebuah rumah bertingkat, nomor 01 RT 1/ RW 1 Jalan WR Supratman Kelurahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang.

Korban ditemukan warga sekitar telah meninggal dunia, lalu mayat korban dibawa ke RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk divisum. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.