Pemko Tanjungpinang Peringati Hari Ibu ke – 87

by -227 views
Lis saat memperingati hari ibu
Lis saat memperingati hari ibu

Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota (Permko) Tanjungpinang melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) menyelenggarakan peringatan Hari Ibu ke – 87 tingkat Kota Tanjungpinang, di Aula Kantor PKK Kota Tanjungpinang, Selasa (22/12).

Peringatan hari ibu tahun 2015 ini juga mengangkat tema “Kesetaraan Perempuan dan Laki – laki dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak” ini turut dihadiri Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH didampingi para Asisten, Staf Ahli dan Kepala SKPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Selain itu, hadir pula Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustokoweni SH, Ketua GOW Juriah Syahrul dan Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ersa Famella, unsur FKPD se – Kota Tanjungpinang serta Dharma Wanita dan Bhayangkari dari FKPD.

Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustokoweni SH menyampaikan, peringatan Hari Ibu ke – 87 tahun 2015 ini bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan Indonesia,” ucap Weni.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH mengucapkan berterimakasih pada seluruh perempuan khususnya ibu – ibu.

“Pada memperingati hari ini, upaya kita untuk mengenang jasa – jasa kaum ibu sepanjang sejarah umat manusia mempunyai peranan yang sangat menentukan bagi perkembangan dan keberadaan manusia sehingga kita menjadi manusia yang terdidik berguna bagi bangsa,” papar Lis.

Dia mengemukakan, ada perbedaan yang sangat mendasar pada peringatan hari ibu di Indonesia dengan Mother’s Day di luar negeri, hari ibu di Indonedia merupakan peringatan yang mempunyai makna sangat mendalam dan melalui tahapan – tahapan.

“Seperti di ketahui, pada tanggal 22 – 25 Desember 1928 bertempat di Yogyakarta, para pejuang wanita Indonesia dari Jawa dan Sumatera pada saat itu berkumpul untuk mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I (yang pertama). Hal itu dianggap sebagai tonggak berdirinya organisasi para pejuang wanita yang pertama Indonesia,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Lis, sebelum kongres itu dideklarasikan, di Indonesia sudah banyak pejuang wanita yang cukup terkenal dan ikut andil besar dalam perjuangan di Indonesia ketika masih di kuasai para penjajah.

“Namun para pahlawan wanita saat itu seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Rangkayo Rasuna Said, yang mana pergerakan pejuang – pejuang perempuan tersebut sebagai seorang ibu dan kaum perempuan, tentunya memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah bangsa ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menyampaikan, kegiatan peringatan hari ibu ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan dan memperingati arti dan peran ibu dalam posisi strategis dalam kehidupan.

“Pada acara Hari Ibu ini juga dilaksanakan kegiatan – kegiatan untuk meningkat kebersamaan dan semangat dalam mengisi kemeriahan hari ibu, antara lain lomba bola voli, menganyam ketupat, menggiling cabe,” katanya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.