Penanganan Covid-19, DPRD Batam Gelar Rapat Strategi

by -30 views
Suasana Rapat Kordinasi DPRD Batam Berama Pemko
Suasana Rapat Kordinasi DPRD Batam Berama Pemko
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto memimpin rapat koordinasi strategi dan kebutuhan penganggaran penanganan Covid-19 bersama Pemerintah Kota Batam, Kamis (02/04/2020).

Rapat yang digelar di ruang utama tersebut DPRD Kota Batam ini membahas tentang penanganan kasus virus corona atau Covid 19.

Rapat yang mengangkat tema ‘Rapat Koordinasi DPRD dan Pemerintah Kota Batam’ ini, DPRD Kota Batam mengundang Pimpinan DPRD Kota Batam, Wali Kota Batam, Sekertaris Daerah Kota Batam, Ketua Alat Kelengkapan DPRD, Ketua Fraksi-Fraksi DPRD, Kepala BPKAD Kota Batam, Kepala BPPRD Kota Batam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Kadisperindag Kota Batam, Kadis Bina Marga dan SDA Kota Batam, Direktur RSUD Embung Fatimah.

Pada penanganan kasus Virus Corona atau Covid-19 yang ada di Kota Batam, Nuryanto terlebih dahulu mempertanyakan tentang pendapatan daerah Kota Batam, atau anggaran pendapatan badan daerah melalui BP2RD Kota Batam.

Adapun retribusi pendapatan daerah yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Batam, Raja Azmansyah.

Raja Azmansyah juga mengatakan tentang pendapatan daerah untuk tahun ini agak menurun. Adapun yang dilaporkan tentang pendapatan tersebut yakni pertama pendapatan asli daerah yang diangka 15,46 persen atau sebesar Rp231.800.000.000 miliar atau dua ratus tiga puluh satu juta delapan ratus miliar.

“Dan dari hasil analisis kami, dari bulan Maret ini sudah terjadi signifikan akibat dampak dari presentasi tersebut. Sebagai contoh misalkan biasanya per bulan untuk pajak hotel itu kita bisa mendapatkan di bulan Januari kemarin diangka tiga plus sekian. Jadi di bulan Februari realisasinya itu sebanyak sebelas miliar dan di bulan Maret kemarin itu realisasinya untuk pajak hotel hanya lima miliar saja,” ujarnya.

Dia memaparkan terkait hasil pendapatan pajak di tahun ini termasuk pendapatan hotel bahwa pendapatan bahkan pihak hotel tersebut tidak lagi menerima tamu lantaran musibah wabah Virus Corona.

“Kemudian untuk kedepan ini dari hasil data ded box kita itu hotel paling tinggi bisa menyumbang satu koma tujuh miliar, jadi ini untuk hotel saja. Dan dari data masuk kekami rata-rata kalau hotel besar itu contoh seperti hotel Mentigo, hotel Aston mereka menyatakan bahwa per dua puluh tiga Maret ini bahwa mereka tidak lagi menerima tamu,” ucapnya.

Artinya kata dia, pihaknya memperkirakan di bulan April, Mei dan Juni itu mungkin realisasi dari pajak hotel hanya bisa tercapai dua puluh persen dari pajak di bulan April sama di angka satu koma tujuh miliar. Ini sudah kami siapkan kepada Pak Walikota Batam, dan terkait itu sudah kita rapatkan tentang bagaimana kekuatan PAD kita terutama untuk mensupport kalau masalah dana perimbangan itu yang menjelaskan adalah pak Malik nantinya.

“Nah dari analisis kami sampai penurunan dasis ini mungkin kita berharap tiga bulan saja, jadi April, Mei dan Juni belum bisa rekap tapi belum maksimal. Nah kami perkirakan akhir tahun nanti bapak ibu sekalian itu PAD kita hanya terealisasi tiga puluh delapan koma delapan puluh tujuh persen. Jadi pajak daerah targetnya yang satu koma dua triliun hitungan kita diangka empat ratus tujuh puluh enam miliar saja,” ujar Azman.

Terpisah Direktur Utama Rumah Sakit Embung Fatimah Ani Dewiyana mengatakan pihaknya dalam penanganan kasus wabah Virus Corona tersebut selalu mengikuti setandar SOP.

“Penanganan kasus Virus Corona itu kami tidak ada menyalahkan apa-apa, kita mengikuti sesuai standar SOP saja dan sampai update terakhirpun dokternya tetap mengikuti. Ada pedomannya dalam penanganan pasien itu. Jadi kita tidak ada menelantarkan pasien. Cuma kami mohon maaf juga, kami belum bisa memuaskan. Terkait itu juga sudah dipertanyakan bagaimana tentang upaya kita, kita manusiawi juga. Kalau umpamanya petugas kami takut dalam penanganan kasus yang terjangkit virus tersebut, itu sudah resiko. Akan tetapi, masalah tanggungjawab itu, kami selalu ada,” katanya. (*)

Penulis : Rosjihan Halid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.