Polres Tanjungpinang Ungkap Kasus Pidana Selama Tahun 2015

by -314 views
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian saat konprensi Pers tindak pidana selama tahun 2015. Foto ALPIAN TANJUNG
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian saat konprensi Pers tindak pidana selama tahun 2015. Foto ALPIAN TANJUNG

Tanjungpinang, (MK) – Polisi Resor (Polres) Tanjungpinang merilis pengungkapan kasus tindak pidana selama tahun 2015 di Kota Tanjungpinang, di Aula Mapolres Tanjungpinang, Rabu (23/12) petang.

Jumpa pers bersama media elektronik, cetak dan televisi tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Polisi Resor (Kapolres) Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian dan didampingi Waka Polres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, serta seluruh Kapolsek di wilayah Polres Tanjungpinang.

“Pada jumpa pers hari ini (Rabu), kami juga dituntut untuk keterbukaan informasi sesuai ketentuan undang – undang (UU). Maka, kami merilis pengungkapan kasus selama tahun 2015,” ucap AKBP Krist mengawali sambutannya.

Dia mengutarakan, Kamtibmas Kota Tanjungpinang tahun 2015 yakni Polres Tanjungpinang berupaya mencetuskan rasa nyaman di tengah – tengah masyarakat.

“Kita menjaga acuan diujung tahun dan akan kami tingkatkan di tahun 2016. Saat ini, Polres Tanjungpinang lebih memprioritaskan Polri lebih ke masyarakat,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Kapolres memaparkan pengungkapan kasus perederan narkoba di Tanjungpinang. Kasus narkoba selama tahun 2015 di Tanjungpinang sebanyak 56 kasus. Selesai sebanyak 44 kasus, dan tersangkanya sebanyak 88 orang.

“Dalam kasus narkoba ini, kami belum menemukan anak dibawah umur,” paparnya.

Sedangkan, kata Krist, barang bukti (BB) berupa sabu yang berhasil diamankan yakni sebanyak 4588 gram. Ganja sebanyak 2086 gram, ekstasi 30 butir.

“Kasus TKI illegal ada satu kasus dan saat ini sudah p21. Kemudian, kasus bahan bakar minyak (BBM) di Tanjungpinang belum ada ditemukan. Hanya kasus gas suntikan, dan perkaranya sudah di proses,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, Polres Tanjungpinang juga menangani satu kasus terkait cagar budaya dan sudah dilimpahkan ke PPNS. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan demontrasi buruh di Dompak agar tidak terjadi kericuhan.

“Polres Tanjungpinang menghormati hak asasi manusia. Penekan kami adalah, meminta masyarakat agar mengikuti cara menyampaikan pendapatnya sesuai aturan. Apabila tidak sesuai undang – undang, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Dia menambahkan, untuk kasus tindak pidana pencurian dan pemberatan selama tahun 2015 yakni jumlah laporan sebanyak 42 dan 58 tersangka. Laporan polisi yang telah selesai 36 kasus.

“Tindak pidana perlindungan anak, ada sebanyak 13 laporan polisi, dan tersangkanya 21. Sedangkan, terkait kasus pembunuhan, kami akan membentuk tim khusus untuk mengungkapnya,” papar Kapolres.

Menurut dia, kekurangan dalam pengungkapan yang tidak terungkap hingga saat ini merupakan sebagai pemicu pihaknya untuk lebih maksimal.

“Kami juga menghimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru secara kekeluargaan. Mari kita sama – sama menjaga kamtibmas di Kota Tanjungpinang ini,” ucapnya.

Selain itu, kata Kapolres, selama perayaan Natal dan Tahun Baru pihaknya juga akan melakukan tes urine bagi pengguna dan pengedar narkoba di tempat hiburan malam.

“Kami juga menghimbau para pemuda agar tidak ugal – ugalan atau kebut – kebutan di jalan raya. Maka kami akan melakukan semprot jalan dengan membasahi jalan tersebut,” katanya.

Hal ini, kata dia, guna menghindari jatuhnya korban. Maka pihaknya membasahi jalan yang dijadikan arena balap liar tersebut agar pengguna jalan lebih hati – hati. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Untuk kasus korupsi yang kami tangani, hanya tinggal satu langkah lagi. Kami juga akan memonitor yang bersangkutan,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.