PT SSLP Serahkan 144 Sertifikat Tanah Milik Warga Linau

by -8 views
Wabup Lingga, M Nizar Saat Pertemuan Dengan Warga Desa Linau
Wabup Lingga, M Nizar Saat Pertemuan Dengan Warga Desa Linau
Iklan Banner

Lingga, (MetroKepri) – Setelah sekian lama menjadi tuntutan dan harapan masyarakat, akhirnya pihak PT Sumber Sejahtera Logistik Prima (SSLP) serahkan surat tanah atau sertifikat tanah hak milik masyarakat Desa Linau, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Jumat (17/7/2020).

Sebanyak 144 sertifikat tanah hak milik warga Linau tersebut diserahkan perwakilan dari pihak perusahaan dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Lingga, M Nizar yang berlangsung di balai pertemuan Desa Linau.

“Tentu yang sudah ditunggu-tunggu bapak dan ibu hampir 15 tahun. Alhamdulillah, hari ini pihak perusahaan sudah ada ditengah-tengah kita untuk menyerahkan surat tanah ini. Namun yang sisanya sekitar 60-an itu nanti dikomunikasikan pada pak Kades, yang pada intinya nanti harus sampai pada masyarakat yang berhak menerimanya,” papar Wabup Lingga, Nizar.

Nizar juga menyampaikan, pada intinya pihak Pemda sangat membuka diri terkait investasi, apalagi untuk kepentingan lapangan pekerjaan dan meningkat perekonomian masyarakat.

“Pemerintah Daerah pada intinya selalu membuka investasi yang mau masuk ke Lingga untuk membuka lapangan kerja kepada masyarakat demi meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Nizar selaku Wakil Bupati Lingga memberi solusi kepada pihak perusahaan jika ingin melanjutkan investasinya di Desa Linau dipersilahkan untuk mengajukannya melalui Dinas Perizinan.

“Untuk kedepan setelah penyerahan sertifikat surat tanah ini jika pihak PT Sumber Sejahtera Logistik Prima hendak membuka kembali invenstasi silahkan mengajukannya melalui Dinas Perijinan,” ucap Nizar.

Pada kegiatan ini dihadiri pihak perusahaan, rombongan SKPD dan Pemerintah Desa Linau serta masyarakat Desa Linau. (Bustami/ Rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.