Puluhan Depot Air Minum Kembali Datangi DPRD Batam

by -13 views

Batam, (MetroKepri) – Puluhan depot air minum kembali mendatangi Komisi I DPRD Kota Batam. Kedatangan puluhan depot air minum tersebut terkait permasalahan yang terjadi dilapangan yakni air minum yang dikelola oleh PT Wahana Tirta Milenia.

Kedatangan 30 orang yang tergabung dalam asosiasi pengusaha depot air minum itu, diterima oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husein.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) tadi, para depot air minum menginginkan agar usaha mereka jangan sampai mati.

“Hal ini juga sudah kita komunikasikan kepada pihak perusahaan, namun hingga kini tidak ada digubris apa yang menjadi keluhan sejumlah depot air minum di Batu Ampar,” papar Harmidi saat di wawancarai di gedung DPRD Batam, Senin (3/5/2021).

Masih kata dia, sebenarnya boleh pengusaha itu mencari relasi ke sejumlah wilayah di Batam, tetapi jangan sampai mematikan usaha depot air minum orang lain. Ini akan menjadi tanda tanya bagi semua pihak.

Menurut Harmidi, aspirasi dari sejumlah asosiasi depot isi ulang air minum ini secara spontan. Mereka ini kan juga di lapangan dan sekaligus menanyakan apa lanjutan dari RDP pertama.

“Tentu karena mereka ingin tahu, jadi kita tampung aspirasinya,” ujarnya.

Harmidi mengutarakan bahwa ini akan secepatnya diselesaikan, agar tidak lagi menjadi masalah seterusnya.

“Kami akan panggil pengusaha Mindi untuk dilakukan pertemuan dengan pengusaha depot air minum isi ulang yang ada di Tanjung Sengkuang, Batu Ampar,” ucapnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Depot Air Minum Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Fahrur Rozi mengatakan pihaknya dalam hal ini selaku usaha depot air minum sangat keberatan atas adanya perusahaan air minum Mindi yang mana masuk ke wilayah tersebut. Bahkan menjatuhkan harga Rp5000, artinya ini sama saja bersaing dengan depot isi ulang.

“Padahal mereka perusahaan Mindi itu, sudah levelnya diatas depot isi ulang. Nyatanya masih membuat harga sama dengan isi ulang,” katanya.

Masih kata dia, hal inilah yang diinginkan pihaknya agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik.

“Makanya, mengadu ke DPRD Kota Batam supaya ini bisa ditindaklanjuti,” ucapnya. (*)

Penulis : Rosjihan Halid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.