Rumah Terendam Banjir, Warga Kabil Minta Penimbunan Danau Distop

by -266 views
Komisi I DPRD Batam Saat RDP Bersama Warga Kabil di Ruang Komisi I DPRD Kota Batam. Foto JIHAN
Komisi I DPRD Batam Saat RDP Bersama Warga Kabil di Ruang Komisi I DPRD Kota Batam. Foto JIHAN
Iklan Banner

Batam, (MK) – Puluhan rumah warga Kabil terendam banjir akibat adanya aktifitas penimbunan danau yang dilakukan oleh PT Kaliban Bangun Prakasa.

Hal itu juga disampaikan warga dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Komisi I DPRD Kota Batam, Kamis (29/3/2018).

Dalam RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto didampingi Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Harmid, warga Kabil juga meminta agar aktivitas PT Kaliban distop.

Selain itu, penimbunan danau yang dilakukan oleh PT Kaliban Bangun Prakasa tersebut sangat berdampak negatif terhadap rumah warga dan juga warga meminta pertanggungjawaban PT Kaliban.

Akan hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Harmid Umar Husen meminta aktivitas PT Kaliban itu distop dulu untuk sementara.

“Masalah banjir – banjir, masalahnya itu aset jalan dan jalan itu harus dibuka dan yang kesatu berdasarkan BP Batam, katanya sebelum perencanaan itu suasana pematangan lahan akan memperhatikan warga serta membuat lingkungan menjadi indah aman dan nyaman. Nah kenapa kok berbalik begitu saja,” papar Harmid.

Masih kata dia, pastinya yang dikerjakan itu sudah banyak mengakibatkan warga dan menimbulkan berdampak sosial akibat pengerjaan PT tersebut.

“Contoh, salah satunya banjir itu tadi. Jadi menurut saya, ini kan sebelum PT itu beroperasi warga nyaman, aman dan tidak ada banjir. Berarti perijinan mengakibatkan dampak lingkungan dan secara khususnya itu kurang teliti,” ujarnya.

Dia mengutarakan, kan ada aturan – aturannya. Berarti yang dilakukan oleh PT tersebut sudah salah dan seperti cara – cara mereka menimbun itu.

“Terkait masalah ijinnya itu, kan sudah diakui ijinnya itu mati. Pada intinya, aktivitas itu distop sebelum permintaan warga terpenuhi dan masalah ijinnya itu harus dikaji ulang,” katanya.

Sementara itu, dalam RDP tersebut turut hadir Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, pejabat BP Batam, Lurah Kabil, LSM, LPM, perangkat RW 16, RW 17, RW 21 dan tokoh masyarakat Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa. (JIHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.