Simpan Sabu di Bra, ZI Diamankan Satnarkoba Polres Tanjungpinang

by -393 views
Waka Polres Tanjungpinang, Kompol Sujoko Didampingi Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Ramadhanto Saat Prees Rilis. Foto NOVENDRA
Waka Polres Tanjungpinang, Kompol Sujoko Didampingi Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Ramadhanto Saat Prees Rilis. Foto NOVENDRA
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Baru menjabat Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Ramadhanto berhasil membekuk 3 pelaku diduga pengedar narkoba di Kota Tanjungpinang.

Hal ini terungkap melalui Press Rilis kasus penangkapan narkoba yang dilaksanakan didepan Rupatama Polres Tanjungpinang yang dipimpin oleh Waka Polres Tanjungpinang, Kompol Sujoko didampingi Kasat Res Narkoba, Rabu (21/11/2018).

“Awalnya menangkap Zl (37) di Jalan Batu Kucing Gang Anggrek Indah, karena menyimpan/ memiliki narkoba jenis sabu seberat 0,13 gram yang dibagi menjadi 2 paket kecil di dalam Bra,” papar Kompol Sujoko.

Sujoko menerangkan, penangkapan ZI bermula pada Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 18.00 WIB saat polisi mendapat infornasi tentang seorang perempuan yang menyimpan narkotika.

“Pada pukul kurang lebih 20.45 Wib, saat perempuan itu melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Batu Kucing, kita amankan dan bawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kemudian, kata Waka Polres, Senin (19/11/2018) Satresnarkoba Polres Tanjungpinang kembali menangkap HS (30) bersama IE (26). HS dengan barang bukti sebanyak 12 paket sabu seberat 5,63 gram dan 1,32 gram daun ganja ditangkap di Perum Bukit Galang.

“Sedangkan IE ditangkap di Jalan Sultan Machmud bersama barang bukti sabu sebanyak 4,98 gram,” ucapnya.

Tiga pelaku dijerat melanggar Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati dan maksimal seumur hidup atau minimal 5 tahun penjara.

Sementara itu, terkait beredarnya narkoba tersebut dan apakah berasal dari dalam atau luar negeri, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Rhamadanto mengaku masih dalam pengembangan.

“Dugaan sementara barang haram tersebut didapatkan masih didalam negeri. Kalau asalnya, masih kita selidiki. Tunggu saja hasilnya nanti ya,” katanya. (*)

Penulis : Novendra

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.