Simpan Sabu di Dalam Perut, Dua Sejoli Ditangkap Polisi

by -150 views
Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol S.Erlangga
Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol S.Erlangga
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S. Erlangga menjelaskan tentang pengungkapan tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional melalui Press Rilis, Kamis (11/4/2019).

Dia menjelaskan, pada Senin (8/4/2019) lalu sekira pukul 13.00 wib, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi bahwa ada 1 (satu) orang laki-laki dan 1 (satu) orang perempuan yang akan membawa Narkotika Jenis Kristal Bening Diduga Sabu dari Malaysia.

“Kedua pelaku yang diduga pengedar tersebut menggunakan Kapal Penumpang dari Pelabuhan Pasir Gudang Malaysia ke Pelabuhan Batam Centre Kota Batam Kepri, Indonesia,” katanya melalui Chat WhatsApp, Jum’at (12/4/2019).

Selanjutnya, kata Erlangga, dilakukan Penyelidikan di Seputaran Pelabuhan Batam Centre dan sekira pukul 16.00 wib pada saat seluruh penumpang Kapal dari Pasir Gudang Malaysia keluar dari Pintu kedatangan di Pelabuhan Batam Center petugas mencurigai 2 (dua) orang pasangan laki-laki dan perempuan.

“Kemudian dilakukan interogasi terhadap seorang laki-laki insial PR dan mengakui bahwa dirinya membawa Narkotika yang disimpan di dalam perut yang sebelumnya dimasukkan melalui Anus sebanyak 4 (empat) bungkus dengan berat kurang lebih 263,79 gram,” terangnya.

Lanjut Erlangga lagi, sedangkan seorang perempuan dengan inisial SN juga membawa Narkotika jenis Kristal Bening diduga Sabu yang juga disimpan di dalam perut melalui anus sebanyak 4 (empat) bungkus dengan berat 254,93 gram.

“Ke dua rersangka diduga pengedar narkoba jaringan internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Tambah Erlangga, Barang Bukti (BB) Narkotika Jenis Kristal Bening Diduga Sabu yang saat ini diamankan dengan berat total 518,72 gram.

“Kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang -Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (*)

Penulis: Novendra

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.