Stok Beras di Tanjungpinang Cukup Untuk Beberapa Bulan Kedepan

by -202 views
Teguh-Susanto
Teguh-Susanto

Tanjungpinang, (MK) – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal (Disperindag Ekraf PM) Kota Tanjungpinang, Suyatno melalui Kabid Perdagangan Teguh Susanto menyatakan, persediaan beras khusus untuk di Kota Tanjungpinang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan kedepan.

Hal ini berdasarkan hasil pendataan yang dilaksanakan Disperindag Ekraf dan PM Kota Tanjungpinang sebelum Hari Raya Idul Adha 1436 H kemarin.

“Kita minta khususnya kepada masyarakat Tanjungpinang untuk tidak terpengaruh terhadap adanya informasi yang menyatakan bahwa tingkat persediaan beras di Kepri tinggal untuk satu bulan,” kata Teguh, Selasa (29/9).

Dia mengutarakan, dari hasil pendataan sebelas distributor beras di Tanjungpinang, diketahui persediaan beras yang ada di gudang – gudang distributor saat ini mencapai sekitar 1.100 ton.

“Jumlah itu belum ditambah dengan persediaan beras yang di tingkat pengecer, warung, dan swalayan yang juga menjual beras,” ujarnya.

Dia mengatakan, persediaan beras di Tanjungpinang masih ditopang dengan persediaan beras miskin di Bulog Sub Drive Tanjungpinang, yang menyatakan persediaan beras khusus keluarga pra sejahtera tersebut terjamin terpenuhi hingga akhir tahun.

“Bulog sendiri menyatakan, saat ini pemerintah juga akan mengalokasikan raskin 13 dan 14. Artinya masyarakat pra sejahtera akan menerima alokasi raskin selama 14 bulan,” ucapnya.

Teguh mengatakan, harga beberapa bahan kebutuhan pokok saat ini belum mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan harga kebutuhan pokok hanya terjadi pada gula pasir, dari Rp8.000 menjadi Rp9.000 per kilogram. Untuk daging tetap berada di kisaran Rp130.000 per kilogram, dan ayam potong Rp36.000 per kilogram. (AFRIZAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.