Sumatera Motor Harley Davidson Batam Berikan Pelatihan Safety Riding Training

by -33 views
Salah Satu Peserta Saat Mengikuti Pelatihan. Foto Tengku Bayu
Salah Satu Peserta Saat Mengikuti Pelatihan. Foto Tengku Bayu
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Puluhan Motor Harley – Davidson yang tergabung dalam Harley Owners Group (HOG) Sumatera Motor Batam Chapter diberikan pelatihan Safety Riding Training di Marina Circuit Tanjung Riau, Minggu (25/8/2019).

Pelatihan yang digagas oleh Sumatera Motor Harley – Davidson Batam ini bertemakan 1st Official Safety Riding Training.

Puluhan motor gede buatan Amerika itu meliku – liku didalam area Marina Circuit. Tampak juga beberapa motor Harley-Davidson yang dikendarai oleh pemiliknya terjatuh karena gugup menghindari rambu-rambu yang dibuat oleh panitia.

“Kegiatan ini sengaja kita laksanakan Safery Riding Training dan ini juga merupakan kegiatan pertamakalinya dilaksanakan di Kepri ataupun di Batam,” papar GM Sumatera Motor Harley-Davidson Medan – Batam, Hafis.

Masih kata dia, safery riding training yang dilaksanakan ini untuk memberikan edukasi kepada pemilik motor Harley-Davidson. Mereka juga memberitahukan kepada pemilik motor untuk saling menghargai sesama pengguna jalan raya.

“Kami mengedukasi kepada peserta yang hadir untuk menjadi pelopor di jalan raya, dan ini sama dengan visi misi polisi lalulintas. Kita harus bisa saling menghargai dan menghormati sesama pengguna jalan raya,” ujarnya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consultinv (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan, pelatihan safety riding ini dilaksanakan selama dua hari. Pelatihan ini agar pemilik motor gede Harley-Davidson bisa memberikan rasa keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara lain di jalan raya.

“Hari pertama teori dan hari kedua ini praktek,” ucapnya.

Sebagai pemateri hal pertama yang harus disampaikan kepada pemilik Harley-Davidson adalah terkait dasar hukum. Kata Jusri, selama ini anggapan masyarakat kepada pengendara motor ini terkesan eksklusif.

“Anggapan eksklusif selama ini yang tidak nyaman pengendara lainnya keamanan, kenyamanan dan keselamatan buat semua pihak. Kalau organisaai Harley menggunakan jasa polisi itu berarti agar memberikan keselamatan kepada pengendara lainnya,” ujarnya.

Dia mengemukakan, terselenggaranya safety riding yang digagas oleh Sumatera Motor Harley-Davidson Batam ini karena rasa bentuk kepedulian. Sebab, mereka selalu konsen akan keselamatan baik pengendara Harley-Davidson maupun keselamatan pengendara lainnya di jalan raya.

“Sumatera Motor juga kerjasama dengan organisasi HOG Sumatera Motor Batam Chapter,” ucapnya.

Ia mengharapkan kepada pemerintah agar bisa membuat regulasi untuk mendapatkan sim harus kursus terlebih dahulu. Apalagi wacana adanya diverifikasi sim untuk kendaraan Harley-Davidson harus ada sertifikat baru bisa mengajukan pembuatan sim.

“Semoga kedepannya untuk pengambilan sim terlebih dahulu harus ada sertifikat. Apalagi untuk Harley-Davidson, karena motor ini beda dari motor lainnya,” katanya. (*)

Penulis : Tengku Bayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.