Tim WFQR Tangkap Pembajak Kapal Tanker di Selat Malaka

by -294 views
Pelaku pembajakan kapal tanker, AHR saat diamankan TNI AL
Pelaku pembajakan kapal tanker, AHR saat diamankan TNI AL

Tanjungpinang, (MK) – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV berhasil menangkap AHR pelaku pembajakkan kapal tanker MV Joaquim yang mengangkut BBM beberapa waktu lalu di Selat Malaka. Pelaku tersebut, berhasil dibekuk di Banyumas Jawa Tengah, Selasa (23/2).

Petualangan AHR yang terkenal licin ini juga berakhir setelah selama tiga bulan Tim WFQR IV melakukan pengejaran. AHR ini sebelumnya pelaku kejahatan dengan kekerasan di Selat Malaka dan terkenal brutal dengan kelompok sindikatnya.

Aktivitas AHR dan kelompoknya juga terkenal sadis dan meresahkan kapal – kapal tanker yang melewati Selat Malaka, karena tidak segan – segan mereka membunuh apabila melawan. Akhirnya, AHR berhasil dibekuk Tim WFQR ditempat persembunyiannya dan tanpa melakukan perlawanan pada malam tadi sekitar pukul 02.00 WIB.

AHR ini juga masuk dalam daftar orang pelaku kekerasan yang paling dicari Tim WFQR IV. AHR dibekuk di rumah orang tua Anita yang merupakan istri dari tersangka di Desa Banteran RT 06/ 07 Kecamatan Sumbang Banyumas, Jawa Tengah.

Selanjutnya Tim WFQR membawa AHR menuju Mako Armada RI Kawasan Barat, Jakarta untuk dilaksanakan proses penyidikan lebih lanjut.

Danlantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan SE menegaskan, pihaknya saat ini tidak main – main dan mengintruksikan kepada Tim WFQR IV untuk menembak ditempat para pelaku – pelaku kekerasan di laut, khususnya pembajakan kapal – kapal tanker pembawa BBM yang melewati Selat Malaka.

“Hal ini demi nama baik Bangsa Indonesia dan keamanan Selat Malaka dimata dunia Internasional sebagai jalur urat nadi perekonomian dunia,” ujar Danlantamal IV melalui release Dispenal Lantamal IV Tanjungpinang.

Irawan mengatakan, saat Tim WFQR IV memburu sindikat pelaku kekerasan di Selat Malaka yang melarikan diri hingga ke Gunung Salak Bogor beberapa waktu lalu ditembak. Oleh karena itu, Danlantamal IV menghimbau kepada kelompok – kelompok pelaku kejahatan dengan kekerasan di laut agar tidak melakukannya lagi.

“Jangan lagi melakukan kegiatan itu, karena kemanapun akan kami kejar,” ucapnya.

Sampai saat ini, AHR masih dibawa pengawasan ketat aparat TNI AL untuk diadakan pemeriksaan lebih lanjut di Makoarmabar Jakarta. (Red/ Dispen Lantamal IV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.