TPID Dorong Warga Kembangkan Pertanian Kota

by -248 views
Ilustrasi tabanam di rumah
Ilustrasi tabanam di rumah
Iklan Banner

Batam, (MK) – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Kepulauan Riau, mendorong warga mengembangkan pertanian kota di rumah masing – masing untuk mengurangi ketergantungan pasokan sayur – mayur dari daerah lain.

“Kami mendorong ‘urban farming’. Rumah tangga di Batam sebisa mungkin memiliki polybag,” kata Wakil Ketua Pengarah TPID Batam Gusti Raizal Eka Putra di Batam, Senin (28/3).

Paling tidak, dianjurkan setiap rumah memiliki lima tanaman dalam polybag. Dari lima kantung tanaman itu, tiga diantaranya diisi cabai.

TPID bekerja sama dengan Pemerintah Kota untuk mendorong program itu, melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

PKK yang akan melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan kepada warga untuk mengembangkan pertanian kota.

Selain urban farming, TPID juga mendorong penerapan hidroponik untuk rumah tangga dan pengembangan pertanian di pulau – pulau.

“Gerakan sentuh tanah yang pernah dicanangkan beberapa tahun lalu, sangat didukung Pemkot, dan akan kita implementasikan sekarang,” kata pria yang juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau itu.

Ia mengatakan kenaikan harga pangan, terutama sayuran merupakan satu komponen terbesar dalam inflasi di Batam. Karenanya BI membuat proyek percontohan pengembangan pertanian di salah satu pulau penyangga, Pulau Tanjung Kubung.

Menurut Gusti, kini, produksi sayuran lokal Batam sudah dapat memasok sekitar 30 persen dari total kebutuhan masyarakat, sekira 70 persen lainnya masih dipasok dari luar daerah.

“Lahan di Pulau Batam sudah sangat terbatas. Potensinya ada, kita ingin mengoptimalkan hinterland. Untuk percontohan, pertama ini, kita ingin melakukan di Tanjung Kubung,” kata dia.

Rencananya, seorang pengusaha juga akan menghibahkan lahannya untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian. Namun, sampai saat ini TPID masih mengkaji kemungkinan lahan di Tembesi itu menjadi areal pertanian. (ANT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.